Bisnis
Oleh pamudji pada hari Senin, 02 Sep 2019 - 16:05:54 WIB
Bagikan Berita ini :

1 Januari 2020, Tak Ada Lagi Ekspor Nikel

tscom_news_photo_1567415154.jpg
Ilustrasi Nikel (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Terhitung mulai 1 Januari 2020, pemerintah menghentikan pemberian insentif ekspor (pelarangan ekspor) hasil tambang mineral jenis nikel.

"Saya menyampaikan keputusan dari Menteri ESDM mengenai penghentian pemberian insentif ekspor nikel mulai 2020," kata Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot di Kementerian ESDM Jakarta, Senin (2/9/2019).

Bambang menjelaskan, keputusan tentang larangan ekspor nikel tersebut akan tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM. Namun, sekarang masih diproses di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sehingga nomor Permen belum tercantum.

Menurut Bambang, peraturan menteri tentang penghentian pemberian insentif ekspor nikel tersebut berasumsi bahwa sudah banyak smelter nikel yang terbangun di Indonesia.

Sebanyak 11 smelter besar terbangun dan 25 smelter masih dalam tahap pembangunan, sehingga Indonesia akan memiliki total sebanyak 36 smelter.

Asumsi kedua, larangan ekspor nikel tersebut bertujuan untuk melihat cadangan mineral nikel ke depan. Saat ini cadangan nikel dinilai hanya bertahan untuk delapan tahun ke depan untuk cadangan terbukti.

"Cadangan kita ini kan yang proven atau "mineable" hampir 700 juta ton, sedangkan cadangan terkira memang 2,8 juta tapi harus dilakukan eksplorasi lebih lagi," kata Bambang.

Selain itu, asumsi ketiga adalah ada perkembangan teknologi yang dianggap sudah mampu untuk memproduksi pemurnian nikel dalam skala kualitas rendah.

Untuk nikel kualitas rendah, menurut Bambang, masih bisa untuk diolah menjadi cobalt dan lithium untuk pembuatan baterai guna mendukung transportasi listrik.(plt)

tag: #esdm  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

BNI Siapkan APD untuk Petugas Pos Penyalur Bantuan Sosial Tunai

Oleh windarto
pada hari Minggu, 31 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT Pos Indonesia (Persero) atau PT Pos bekerja sama dalam menyukseskan program Pemerintah penyaluran Bantuan Sosial Tunai ...
Bisnis

OJK Ungkap 95 Bank Telah Restrukturisasi Kredit senilai Rp458, 8 Triliun

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan hingga 18 Mei 2020 sebanyak 95 bank telah mengimplementasikan restrukturisasi kredit pada 4,9 juta debitur dengan nilai ...