Mantan Dirut KAI ini Tak Setuju Kereta Antar Kota di Pindah ke St.Manggarai

Oleh Ferdiansyah pada hari Selasa, 08 Okt 2019 - 12:44:52 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1570513492.jpg

Stasiun Manggarai (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Stasiun Gambir hanya akan melayani KRL atau commuter line Jabodetabek dan kereta khusus. Nantinya, kereta jarak jauh antar kota yang selama ini ke Stasiun Gambir akan dialihkan ke Stasiun Manggarai.

Kementerian Perhubungan akan menjadikan Stasiun Manggarai sebagai hub atau pusat pergerakan kereta jarak jauh. Namun, rencana ini dikritik Ignasius Jonan yang kini menjabat Menteri ESDM.

Kritik Jonan itu disampaikan menaggapi keputusan kebijakan Kemenhub terkait Stasiun Gambir yang tak akan lagi melayani kereta jarak jauh mulai tahun 2021 mendatang. 

Jonan mengaku, pernyataannya itu disampaikan sebagai mantan Menteri Perhubungan (Menhub) dan sekaligus mantan Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI).

"Menurut saya sebagai mantan Menhub dan mantan Dirut KAI, Gambir harus tetap melayani kereta api jarak jauh seperti Tokyo Central Station dan banyak central station lain di banyak kota besar di dunia. Pengalihan ke Stasiun Manggarai tidak tepat," tutur Jonan, dikutip di Instagram detikcom, Selasa (8/10/2019).

Lantas kenapa Jonan berpendapat seperti itu? Menurutnya, pengalihan ke Stasiun Manggarai tidak tepat karena lalu lintas di kawasan tersebut masih sangat menantang. 

Selain itu, Stasiun Manggarai adalah stasiun pengendali dari banyak arah perjalanan kereta api, termasuk ke bandara.

Komentar tersebut mendapatkan banyak tanggapan dari akun lainnya. Setidaknya ada sebanyak 81 likes dan 15 orang yang sependapat dengan Ignasius Jonan.

"Setuju," tulis @yunanto_kharis.

"Setuju pak, stasiun Gambir masih yang terbaik dari segi lalin (lalu lintas) sama tempat parkiran," kata @ariswasisto. (Alf)

tag: #pt-kai  #kementerian-perhubungan  

Bagikan Berita ini :