Oleh mandra pradipta pada hari Rabu, 09 Okt 2019 - 13:40:59 WIB
Bagikan Berita ini :

Puteri Komarudin Angkat Isu Perempuan di Legislatif

tscom_news_photo_1570603259.jpg
Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Puteri Anneta Komarudin (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Keterwakilan Anggota DPR RI perempuan di periode 2019-2024 mencapai sebesar 20, 5 persen. Artinya, jika dijumlahkan anggota parlemen perempuan sebanyak 118 anggota dari total 575 anggota terpilih.

Dengan jumlah yang cukup besar itu, kekuatan anggota dewan perempuan nantinya bisa lebih sensitif terhadap isu-isu perempuan.

"Jadi, ketika nanti melakukan fungsi anggaran, kita bisa menempatkan anggaran-anggaran sensitif gender di agenda kita. Seperti, di DPR RI hingga saat ini belum ada ‘daycare’ (untuk anggota dewan)," kata Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Puteri Anneta Komarudin di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

"Padahal, kita tahu banyak seusia dengan saya yang nantinya akan mempunyai anak. Tidak mungkin kita meninggalkan tugas sebagai ibu ketika menjabat sebagai Anggota DPR RI," tuturnya.

Untuk itu, sambung politisi Partai Golkar itu, anggaran untuk ‘daycare’ di DPR RI ke depannya perlu didorong bersama, selain agenda berkaitan isu perempuan lainnya.

Puteri berharap, ia bersama anggota dewan perempuan lainnya terus bekerja keras bersama untuk memperjuangkan isu-isu perempuan.

"Mengingat masih banyak isu-isu perempuan yang harus dijaga dan perjuangkan. Jadi, mohon doa dan dukungan dari teman-teman, sehingga kami dapat bersama-sama meningkatkan kinerja Parlemen," harap legislator dapil Jawa Barat VII itu. (plt)

tag: #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Lainnya
Berita

DPR: PLN Rampok Uang Rakyat Melalui Tagihan Listrik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 06 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Tagihan listrik beberapa hari terakhir jadi pembicara publik. Kenaikannya dinilai di luar kewajaran, hingga mencapai 400% persen. Kenaikan yang besar itu mengundang ...
Berita

Advokat Muda Ini Desak Pemprov DKI Jakarta Ubah Pengecualian SIKM

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Sejumlah kalangan advokat mengaku resah dengan kebijakan SIKM yang tertuang dalam surat edaran dari pemerintah provinsi DKI Jakarta yang ditandatangani Sekda Pemprov DKI ...