Oleh Ahmad Syaikh pada hari Rabu, 09 Okt 2019 - 14:15:02 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Angka Kemiskinan, JK Ajak Lihat Pertumbuhan Ekonomi

tscom_news_photo_1570605302.jpg
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan turunya angka kemiskinan dapat dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Pertumbuhan ekonomi 5-6 persen itu berarti ukuran kemiskinan telah menurun, karena pendapatan naik," kata JK di Istana Wapres Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Selain itu, menurut JK angka pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di posisi menengah jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

Oleh karena itu, masalah penguatan ekonomi masih menjadi tugas bersama untuk meningkatkan pertumbuhan tersebut.

"Tentu kita harus mengupayakan lebih tinggi agar memberikan lapangan kerja untuk mengatasi dan menanggulangi kemiskinan. Apabila lapangan kerja berkurang, kemiskinan bertambah," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif TNP2K Bambang Widianto mengatakan salah satu upaya untuk menanggulangi kemiskinan adalah dengan menurunkan angka ketimpangan kesejahteraan.

"Sebab ketimpangan ini adalah akses terhadap kebutuhan dasar yang belum dipenuhi, seperti sekolah, sanitasi, kesehatan, listrik, dan air bersih. Itu harus terus dibangun," urai Bambang.

Masih menurut Bambang, upaya penurunan ketimpangan yang terus meningkat itu juga perlu dilakukan dengan efektivitas perpajakan seperti yang dilakukan di negara lain.

"Secara makro, yang paling ampuh di negara lain adalah meningkatkan efektivitas perpajakan, sehingga fair orang yang harus membayar pajak dengan tingkat yang fair juga," tegasnya.

Berdasarkan data BPS, tingkat kemiskinan memiliki tren menurun dalam lima tahun belakangan ini, mulai dari 11,2 persen pada 2015, 10,86 persen pada 2016, 10,64 pada 2017, 9,82 persen pada 2018, dan 9,41 pada 2019. (ahm)

tag: #jusuf-kalla  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Lainnya
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 01 Mei 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...