Oleh Ferdiansyah pada hari Rabu, 09 Okt 2019 - 19:23:43 WIB
Bagikan Berita ini :

Pemerintah: Buzzer Itu Nggak Salah, di UU ITE Tak Dilarang

tscom_news_photo_1570623823.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan tidak ada aturan yang melarang buzzer.Rudiantara mengatakan posisibuzzersama denganinfluencerselama tidak melanggar undang-udang.

"Buzzeritu nggak ada yang salah. Di UU ITE nggak adabuzzerdilarang. Apa bedanyabuzzerdenganinfluencer,buzzerdenganendorser. Ituaja. Kalau dia salah, kalau kontennya melanggar Undang-Undang. Selama nggak melanggar undang-undang, maubuzzer, mauinfluencerya sama saja," kata Rudiantara di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019).

Rudiantara mengatakan pelanggaran yang ditindak berkaitan dengan konten yang melanggar undang-undang. Dia menegaskan tidak ada aturan yang melarangbuzzer.

"Kalau melanggar baru dikenakan tindakan. Kalau nggak, ya nggak apa-apa," jelas Rudiantara.

Lebih lanjut, Rudiantara menuturkan tidak aturan mengenaibuzzer. Dia menuturkanbuzzersama denganendorser.

"ITE itu nggak ada istilah kata mengenaibuzzer. Apalagi melarangbuzzer,influencerdilarang. Mereka sama.Influenceratauendorseritu lebih ke arah komersil," ucapnya.

Terkait penyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang mengimbaubuzzerditertibkan, Rudiantara enggan berkomentar banyak. "Saya nggak tahu, tanya ke Pak Moeldoko," ucap dia.

Sebelumnya, Moeldoko menepis anggapan bahwa kantornya mengorganisasibuzzerdi media sosial yang pro-pemerintah. Justru Moeldoko menilai parabuzzerperlu ditertibkan.

"Saya pikir memang perlu (ditertibkan). Kan ini kan yang mainnya dulu relawan, sekarang juga pendukung fanatik," ucap Moeldoko di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (3/10).

Menurut Moeldoko, parabuzzercenderung tak ingin sosok yang diidolakannya diserang. Namun, bila itu terjadi, disebut Moeldoko, parabuzzertersebut pasti bereaksi.

"Contohnya begini--bukan saya maksudnya--parabuzzeritu tidak ingin idolanya diserang, idolanyadisakitin. Akhirnya masing-masing bereaksi. Ini memang persoalan kita semua, juga kedua belah pihak, bukan hanya satu pihak. Kedua belah pihak," ucapnya. (Alf)

tag: #kemenkominfo  #media-sosial  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Lainnya
Berita

Kementan dan IDI Kembangkan Aromaterapi Eucalyptus

Oleh Rihad
pada hari Senin, 06 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kementerian Pertanian (Kementan) menjajaki kerja sama dengan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) untuk mengembangkan produk aromaterapi berbahan dasar tanaman ...
Berita

Jemaah Haji Wajib Pakai Masker dan Dilarang Sentuh Kabah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Arab Saudi memutuskan untuk membatasi jumlah jemaah domestik yang menjalani ibadah haji hanya sekitar 1.000 jemaah guna mencegah penyebaran virus corona. Arab Saudi ...