Oleh Ahmad Syaikh pada hari Rabu, 06 Nov 2019 - 17:27:52 WIB
Bagikan Berita ini :
Q3 2019

WOM Finance Bukukan Laba Bersih Rp156 Miliar

tscom_news_photo_1573036072.jpeg
Public Expose WOM Finnace 2019 (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) berhasil menumbuhkan laba bersih sebesar 2 persen menjadi Rp156 miliar pada Q3 2019.

Menurut Direktur Keuangan WOM Finance, Zacharia Susantadiredja capaian itu diperoleh lantaran mereka melakukan pengembangan teknologi informasi melalui coresystem baru, new mobile survey, new mobile collection.
Selain itu, untuk mendukung peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), WOM Finance juga telah meresmikan learning center sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan karyawannya.

"Kami terus berupaya untuk menjaga kualitas portfolio menjadi lebih baik. Hal ini terbukti dengan membaiknya Non Performing Financing (NPF) gross perseroan menjadi 2,4 persen dibanding periode sebelumnya sebesar 2,8 persen," kata dia dalam Public Expose WOM Finance 2019 di Sentral Senayan III, Jakarta, Selasa (6/11/2019).

Soal penyaluran pembiayaan, hingga Q3 2019 WOM Finance berhasil membukukan Rp4,3 triliun atau mencapai 268 ribu unit. Return on Equity (ROE) perseroan juga terjaga pada level 17,3 persen, begitu pula dengan Return on Asset (ROA) perseroan yang juga membaik menjadi 3,2 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,1 persen.

"Gearing Ratio juga dapat kita pertahankan ke level yang lebih baik 4,7 x," jelas dia lagi.

Dalam mendukung pendanaan, perseroan mendapat fasilitas modal kerja baru dari BCA Rp500 miliar (Maret 2019), DBS Indonesia Rp150 miliar (Maret 2019), Bank KEB-Hana Rp250 miliar (Mei 2019), Bank Panin Rp800 miliar (September 2019), Bank Mandiri Rp500 miliar (September 2019).

"Selain itu perseroan juga menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap II sebesar Rp1,68 triliun pada Mei 2019," jelas Zacharia lagi.

Sementara itu, Presiden Direktur WOM Finance menyatakan akan fokus dalam menjaga stabilitas kinerja keuangan serta meningkatkan pertumbuhan bisnis perseroan melalui pengokohan fundamental perusahaan dan juga dengan melakukan inovasi digital.

"Kami yakin 2020 mendatang perseroan akan tumbuh makin positif dan melambung tinggi untuk menunjukan eksistensinya sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia," pungkasnya. (ahm)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...