Oleh pamudji pada hari Rabu, 06 Nov 2019 - 21:33:50 WIB
Bagikan Berita ini :

Lepas Saham ke Publik, Ini Target Ginting Jaya Energi

tscom_news_photo_1573050948.jpg
CEO Ginting Jaya Energi Tbk, Jimmy Hidayat bersama jajaran direksi dan komisaris menyaksikan penawaran umum perdana saham Ginting Jaya Energi Tbk di Jakarta (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) akan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (8/11/2019). Sebelumnya, perseroan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering ( IPO) pada 31 Oktober 2019, dengan kode saham WOWS.

Keterangan pers korporasi yang diterima di Jakarta, Rabu (6/11/2019) menyebutkan, harga penawaran Rp450 per lembar mengalami oversubcribed 30,9 kali saat penawaran umum perdana.

"Perseroan akan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (8/11/2019)," ujar CEO Ginting Jaya Energi Tbk, Jimmy Hidayat.

Jimmy menambahkan, perseroan akan melepas 750.000.000 lembar saham yang mewakili 30,29 persen modal yang dikeluarkan dan disetor perseroan setelah penawaran umum perdana. Selain dana segar untuk pengembangan usaha, perusahaan juga memperoleh status perusahaan publik melalui IPO.

"Target peraihan dana IPO sebesar Rp337,5 miliar," jelas Jimmy.

Ginting Jaya Energi Tbk telah menunjuk Jasa Utama Capital Sekuritas dan MNC Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Sebesar 63,56% dana dari IPO akan digunakan untuk pengembangan usaha dalam bentuk penambahan tujuh rig work over dan well services (Wows) perseroan.(plt)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...