Oleh Ahmad Syaikh pada hari Kamis, 07 Nov 2019 - 13:25:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Wapres Ma’ruf Minta Pesantren Kembangkan Program Santripreneur

tscom_news_photo_1573107904.jpg
Wapres RI KH Ma'ruf Amin (Sumber foto : Istimewa)

MAGELANG (TEROPONGSENAYAN) -- Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta kepada pesantren untuk lebih banyak mengembangkan program santripreneur dan memberikan pelatihan kewirausahaan.

Dengan begitu, menurut Wapres Ma’ruf pesantren dapat mencetak Santri Gus Iwan, yakni bagus, pintar mengaji dan usahawan.

“Perlu ada dibangun santripreneur, santri-santri pengusaha. Jadi ada Santri Gus Iwan, santri yang bagus, pinter mengaji dan usahawan,” kata Ma’ruf di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (7/11/2019).

Dengan santri yang mempunyai keahlian wirausaha tersebut, lanjut Ma’ruf, maka pembangunan ekonomi syariah dan ekonomi dapat semakin kuat.

“Hendaknya pesantren tidak hanya menyiapkan ahli agama, tapi juga menyiapkan orang yang memiliki keilmuan dan keterampilan khusus,” pintanya.

Sekedar info, program Santri Gus Iwan merupakan inisiasi Ma’ruf Amin dalam upaya pemberdayaan di bidang agama, kemanusiaan dan ekonomi bagi para santri.

Program ini bertujuan agar anak-anak beragama Islam menjadi senang membaca Al Quran, sekaligus memahami nilai-nilai kebangsaan.

Tak hanya itu, program tersebut juga diperkuat dengan adanya pemberian pelatihan kewirausahaan yang dikembangkan di sejumlah pesantren oleh Presiden Joko Widodo. (ahm)

tag: #maruf-amin  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...