Oleh Jihan Nadia pada hari Jumat, 15 Nov 2019 - 07:22:39 WIB
Bagikan Berita ini :

Tidak Sehat, Legislator Dorong Perbaikan Tata Niaga Nikel

tscom_news_photo_1573777359.jpg
Andre Rosiade (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-- Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meminta pemerintah memperbaiki tata niaga nikel. Pasalnya dia menilai ada praktik tidak sehat dan harus segera diselesaikan. Andre berharap perbaikan ini agar lebih menguntungkan bagi penambang nikel nasional.

Andre menegaskan harga beli nikel juga harus dipantau agar sesuai dengan ketentuan pemerintah terkait harga patokan mineral (HPM).Sedang tata niaga yang perlu diperbaiki adalah perniagaan antara penambang dan smelter.

“Saya usul agar Komisi VI segera memanggil menteri terkait agar mengatur tata niaga yang berpihak kepada Indonesia, bukan ke smelter-smelter,” kata Andre di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Andre menuturkan, praktik tidak sehat itu diduga melibatkan perusahaan surveyor yang bertugas menilai tingkat kadar nikel. Dari laporan yang diterimanya, surveyor tersebut bukan perusahaan yang telah ditunjuk pemerintah. "Kami akan investigasi, kalau perlu buat panja," kata dia.

Politikus Gerindra itu mengatakan, Komisi VI DPR mendorong agar ada keberpihakan terhadap pengusaha tambang nasional. "Saya harap Komisi VI keluarkan rekomendasi untuk lindungi sumber daya kita."

Pada awal 2020, bijih nikel dilarang diekspor sehingga hanya akan terserap di dalam negeri. Namun, menjelang batas waktu pelarangan ekspor, tata niaga dalam negeri belum menguntungkan pelaku tambang. Keluhan tata niaga nikel disampaikan oleh Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI).

Bahkan, disebutkan adanya dugaan kartel yang membuat harga jual beli nikel rendah. Dugaan itu telah dilaporkan kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sejak tiga bulan lalu.(dbs)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...