Oleh Ahmad Syaikh pada hari Sabtu, 16 Nov 2019 - 13:06:39 WIB
Bagikan Berita ini :

Kementan Minta Petani Milenial Kuasai Teknologi Pertanian

tscom_news_photo_1573884399.jpg
Teknologi Pertanian (Sumber foto : Istimewa)

BANDA ACEH (TEROPONGSENAYAN) -- Kementerian Pertanian (Kementan) mengingatkan para petani milenial di Indonesia mengikuti dan menguasai era teknologi pertanian 4.0.

Menurut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Prof Dedi Nursyamsi, ke depan semua pengelolaan pertanian dari hulu hingga hilir akan menggunakan teknologi 4.0.

"Dan itu adalah ranah petani-petani milenial kita," katanya di sela-sela pembukaan Aceh Agro Expo 2019 di Banda Aceh, seperti dikutip Antara Sabtu (16/11/2019).

Dia menyebutkan, pemanfaatan teknologi 4.0 tersebut sangat efisien, sehingga pertanian tumbuh dalam waktu yang cepat.

Dengan begitu produk pertanian Indonesia dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri serta kebutuhan untuk ekspor.

Apalagi, saat ini petani milenial mulai tumbuh di Indonesia. Mereka diharapkan dapat melanjutkan estafet pembangunan pertanian Indonesia di masa akan datang, dengan menguasai teknologi.

"Saya melihat petani milenial ini sudah mulai tumbuh, mereka penerus estafet pembangunan pertanian kita masa akan datang dan mereka pasti semua cerdas, melek teknologi, teknologi informasi," katanya. (ahm)

tag: #kementerian-pertanian  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...