Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Sabtu, 23 Nov 2019 - 14:14:01 WIB
Bagikan Berita ini :

Stop Impor, NasDem Serukan Reformasi Tata Kelola Obat Nasional

tscom_news_photo_1574493241.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Keluhan Presiden Jokowi mengenai bahan baku obat yang mayoritas impor hingga 95%, direspons Partai NasDem.

Partai besutan Surya Paloh ini mendorong reformasi menyeluruh dalam tata kelola obat di Indonesia.

Ketua DPP Bidang Kesehatan Partai NasDem Okky Asokawati menyambut positif pernyataan Presiden Jokowi tentang produksi obat agar mengandalkan bahan baku lokal dengan mendorong penguatan riset di bidang obat.

"Kami sambut positif dorongan Presiden tentang produksi obat agar menggunakan bahan-bahan lokal sembari memperkuat riset di bidang obat," ujar Okky di Jakarta, (22/1/2019) kemarin.

Anggota Komisi Kesehatan DPR RI dua periode ini menyebutkan pernyataan Presiden tersebut harus dijadikan momentum untuk melakukan reformasi dalam tata kelola obat nasional dari hulu hingga hilir.

"Saya kira saat ini menjadi momentum yang tepat untuk melakukan reformasi tata kelola obat di Indonesia untuk memastikan akses warga terhadap obat aman, murah, dan terjangkau secara luas dengan harga sama se-Indonesia," tegas Okky.

Menurut Okky, langkah simultan harus segera dilakukan dengan mendorong kegiatan riset di bidang obat serta penguatan sumber daya untuk memastikan Indonesia sebagai basis produksi obat dengan mengandalkan 100 % bahan baku dari dalam negeri. "Dengan cara ini, harga obat dapat ditekan dan mudah diakses oleh masyarakat," tambah Okky.

Selain perbaikan di sisi hulu, model senior ini juga mendorong perubahan tata kelola dalam hal distribusi obat di Indonesia. Menurut dia, persoalan tata kelola distribusi obat-obatan di Indonesia juga menjadi pemicu ekses negatif di sektor perobatan di Indonesia.

Dia menyebut praktik jual beli obat-obatan ilegal, harga obat yang mahal tak bisa dilepaskan dari tata kelola distribusi obat-obatan.

"Saya kira BPOM dan Kementerian Kesehatan dapat duduk bersama dalam hal tata kelola distribusi obat di Indonesia. Harus dipastikan harga obat murah dan tidak ada lagi peristiwa beredarnya obat ilegal," tandas Okky. (Alf)

tag: #partai-nasdem  #jokowi  #kementerian-kesehatan  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Katulampa Siaga Satu, Warga Jakarta Diminta Waspada

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 21 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Debit air di Bendung Katulampa Bogor kembali naik hingga 250 sentimeter atau status Siaga 1, Senin (21/9/2020) malam. Sebagian Bogor dan Jakarta diprediksi akan ...
Berita

Klarifikasi Penghapusan Mapel Sejarah Disebut Hanya Mengulang Kasus POP

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Wakil Ketua Komisi Pendidikan (Komisi X) DPR, Abdul Fikri Faqih, mengatakan kabar penghapusan mata pelajaran (mapel) sejarah yang kemudian diklarifikasi pemerintah hanya ...