Bisnis
Oleh Jihan Nadia pada hari Selasa, 10 Des 2019 - 05:46:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Lengkap, Semua Direksi Garuda Kini Berstatus Pelaksana Tugas

tscom_news_photo_1575931584.jpg
Komisaris Utama PT Garuda Indonesia, Sahala Lumban Gaol (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-- Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bergerak cepat menyusul pemberhentian empat direksi terpapar kasus penyelundupan Harley Davidson bekas dan sepeda Brompton. Kemarin, Komisaris Garuda menetapkan pelaksanaan tugas harian empat direksi yang diganti tersebut.

"Dewan Komisaris telah menunjuk dan menetapkan pelaksana tugas harian untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai bidang masing-masing," ujar Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Keempat pelaksana tugas harian tersebut adalah Capt Tumpal Manumpak Hutapea sebagai Pejabat Direktur Operasi, Mukhtaris sebagai Pejabat Direktur Teknik dan Layanan, Joseph Dajoe K Tendean sebagai Pejabat Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, dan Capt Arya Perwira Adileksana sebagai Pejabat Direktur Human Capital.

Keempat pelaksana tugas harian tersebut ditunjuk pelaksana tugas direksi yang ditetapkan Dewan Komisaris Garuda Indonesia sesuai anggaran dasar perseroan dalam rangka menjaga kelangsungan operasional .

Sebelumnya, Fuad Rizal ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas Direktur Operasi dan Pelaksana Tugas Direktur Teknik dan Layanan, di samping sebagai Plt Direktur Utama dan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko sampai dengan penetapan secara definitif oleh rapat umum pemegang saham.

Sedangkan Pikri Ilham Kurniansyah sebagai Pelaksana Tugas Direktur Human Capital dan Pelaksana Tugas Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, di samping melaksanakan tugasnya sebagai Direktur Niaga sampai dengan penetapan secara definitif oleh RUPS.

Penunjukan pelaksana tugas dan pelaksana tugas harian tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan Dewan Komisaris Garudadengan Menteri BUMN selaku pemegang saham Seri A Dwiwarna, sehingga dewan komisaris sesuai kewenangan dalam anggaran dasar perseroan telah menerbitkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Garuda Indonesia tentang Pemberhentian Sementara Waktu Anggota-Anggota Direksi Garuda Indonesia pada Senin ini.

Para anggota direksi Garuda Indonesia yang diberhentikan itu adalah Bambang Adisurya Angkasa sebagai Direktur Operasi, Mohammad lqbal sebagai Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, lwan Joeniarto sebagai Direktur Teknik dan Layanan, dan Heri Akhyar sebagai Direktur Human Capital.

"Dewan komisaris telah menyampaikan permintaan kepada direksi segera menyelenggarakan rapat umum pemegang saham untuk mengukuhkan pemberhentian sementara waktu anggota-anggota direksi tersebutsesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Sahala.

Sebelumya, Menteri BUMN Erick Thohir bersama Dewan Komisaris Garuda Indonesia pada Sabtu (7/12/2019) memutuskan pemberhentian sementara direksi yang terkait langsung dan tidak langsung kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Sahala memastikan keputusan pemberhentian ini sudah dilaksanakan sesuai dengan tata kelola yang berlaku di Garuda Indonesia sebagai perusahaan terbuka. Penetapan tersebut berarti saat ini semua direksi Garuda berstatus pelaksanaan tugas atau Plt.(ant/dbs)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Teropong Public Relation Award 2020
advertisement
Teropong Democracy Award 2020
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Legislator PKS Minta Pemerintah Berikan Kebijakan Tambahan Untuk UMKM

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Jumat, 23 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Anggota Komisi Keuangan (Komisi XI DPR), Anis Byarwati, menilai realisasi program stimulus penanganan ekonomi saat pandemi COVID-19 yang terangkum dalam Program Pemulihan ...
Bisnis

Hari Santri 2020, LPDB-KUMKM Gandeng Santri dalam Upaya Pendampingan Dana Bergulir

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Upaya menindaklanjuti atas dikeluarkannya Peraturan Menteri Koperasi dan UKM (Permenkop) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penyaluran Pinjaman atau Pembiayaan Dana Bergulir ...