Oleh Jihan Nadia pada hari Rabu, 11 Des 2019 - 20:07:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Kader Golkar Ini Cetuskan Gerakan Pembaruan Kewirausahaan Terpadu

tscom_news_photo_1576115257.jpg
Kepala bagian UMKM Golkar Jakarta Pusat, Aditiawarman (Sumber foto : Jihan Nadia/Teropong Senayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Kader Golkar yang juga Kepala bagian UMKM Golkar Jakarta Pusat, Aditiawarman mencetuskan gerakan Pembaruan Kewirausahaan Terpadu untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Jakarta.

"Tujuan gerakan ini untuk mensejahterakan masyarakat di wilayah permukiman Jakarta dalam bentuk peningkatan ekonomi dan perluasan lapangan pekerjaan," kata dia saat membuka acara Sinergi Masyarakat untuk Peningkatan Ekonomi, Lapangan Kerja, UMKM dan Koperasi di Matriks Coffee, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Menurut Aditia, ide yang tengah dikembangkannya itu beriringan dengan visi dan misi Presiden Joko Widodo yaitu SDM Unggul, Indonesia Maju.

Tak hanya itu, dalam pengembangan UMKM dan pembentukan wirausaha baru, pihaknya akan mengupayakan untuk memberikan fasilitasi permodalan dan kemitraan.

"Para pelaku UMKM diharapkan dapat bersinergi dalam gerakan tersebut, tetapi ini memerlukan dukungan pemerintah daerah," jelasnya.

Ya, menurut pria yang juga menjabat Ketua Old Land Interstudy Institute (sebuah organisasi civil society) itu gerakan yang digagasnya itu membutuhkan kerja nyata yang berkesinambungan.

“Membantu masyarakat harus dimulai dari keikhlasan,” pungkasnya. (ahm)

tag: #dki-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...