Oleh pamudji pada hari Sabtu, 14 Des 2019 - 08:33:15 WIB
Bagikan Berita ini :

2020, ADB Ramal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2%

tscom_news_photo_1576287195.jpeg
Ilustrasi (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Asian Development Bank (ADB) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 akan mencapai angka 5,2 persen. Proyeksi itu akan tercapai jika didorong sektor investasi dan konsumsi pribadi.

Pernyataan tersebut dikatakan Ekonom ADB di Indonesia, Emma R Allen, usai mengisi acara diskusi bertajuk ‘Indonesia’s Economic and Political Outlook 2020’ yang digelar oleh FPCI bersama Price Waterhouse Coopers (PwC) di Jakarta, Jumat (13/12/2019).

“Kami melihat investasi akan meningkat. Berdasarkan dari survei kami terhadap komunitas bisnis di Indonesia, sempat terjadi ketidakpastian sebelum Pemilu dan penunjukkan anggota kabinet, namun masa tersebut sudah lewat sehingga investasi akan kembali berjalan,” katanya.

Sebagai salah satu contoh, Allen menyebut, bahwa ada beberapa komunitas bisnis yang telah membeli lahan di Indonesia namun belum membangun apapun karena menunggu situasi politik Indonesia untuk stabil.

“Setelah kondisi politik stabil dan proyek-proyek strategis nasional diselesaikan, mereka akan mulai membangun di lahan yang telah mereka beli, contohnya membangun pabrik,” katanya.

Dia juga mengatakan pengumuman tentang rencana pemberlakuan Omnibus Law dari Presiden Joko Widodo akan membuat sektor bisnis Indonesia semakin menarik dan mengundang investasi.(plt)

tag: #pertumbuhan-ekonomi-indonesia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...