Oleh Tommy Pardede pada hari Selasa, 14 Jan 2020 - 10:08:09 WIB
Bagikan Berita ini :

Ledakan Utang Timbulkan Risiko Global

tscom_news_photo_1578971289.jpg
(Sumber foto : )

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Saat ini, beban utang dunia yang sangat besar telah memecahkan rekor tertinggi rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) bahkan sebelum tahun 2019 berakhir. Ledakan utang ini menimbulkan risiko bagi ekonomi global.

CNNmelaporkan, berdasarkan data Institute of International Finance (IIF), hingga kuartal III 2019 lalu utang global yang terdiri dari pinjaman rumah tangga, pemerintah dan perusahaan, bertambah US$ 9 triliun menjadi hampir US$ 253 triliun.

Jumlah itu menempatkan rasio utang terhadap PDB global mencapai 322%, melampaui rasio utang tahun 2016 sebagai level tertinggi.

Lebih dari setengah jumlah yang sangat besar ini terakumulasi di negara-negara maju, seperti Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Rasio utang PDB AS dan Eropa bahkan sudah mencapai 383%.

Di pasar negara berkembang, tingkat utang lebih rendah, dengan total mencapai US$ 72 triliun. Namun, menurut IIF, tingkat pertumbuhan utang di negara berkembang telah meningkat lebih cepat dalam beberapa tahun terakhir.

Rasio utang China terhadap PDB, misalnya, mendekati level 310%, tingkat tertinggi di negara berkembang.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Lainnya
Bisnis

Pastikan Pasokan Bahan Pangan, PT Food Station Jajaki Kerjasama Contract Farming dengan PT Sang Hyang Seri

Oleh windarto
pada hari Selasa, 14 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PT Food Station Tjipinang Jaya dalam waktu dekat akan menjalin kerjasama contract farming di lahan HGU seluas 1000 hektar milik PT Sang Hyang Seri (Persero) (SHS) yang ...
Bisnis

BNI Gandeng Artajasa Luncurkan B-Secure

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bekerjasama dengan PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) penyedia layanan transaksi e-commerce  domestik dengan ...