Oleh Tommy P pada hari Rabu, 05 Feb 2020 - 15:23:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Tiga RUU Terkait Omnibus Law Ditargetkan Tuntas Sebelum Lebaran

tscom_news_photo_1580891021.jpg
(Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Tiga Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus law yakni RUU Perpajakan, Cipta Lapangan Kerja, dan Ibu Kota Baru akan rampung sebelum Lebaran tahun ini.

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman menyatakan pemerintah telah menyerahkan draf RUU Perpajakan ke DPR, sedangkan dua draf lainnya, yakni RUU Cipta Lapangan Kerja dan Ibu Kota Baru akan diserahkan dalam waktu dekat.

“Yang sudah diserahkan adalah perpajakan.Omnibus lawCipta Lapangan Kerja beberapa hari yang akan datang akan diserahkan. Begitu juga dengan surpresomnibus lawIbu Kota Baru diserahkan beberapa hari ini. Jadi, baru yang sudah, tinggal dua lagi surpres yang belum,” kata Fadjroel Rachman di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (5/2).

Dia mengaku ada banyak kritik dan tentangan dari kaum buruh terhadap draf RUU Cipta Lapangan Kerja, tetapi tetap optimistis pembahasannya bisa selesai sebelum Lebaran.

Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya masih memproses surpres untuk draf RUU Cipta Lapangan Kerja. Ia berharap dalam beberapa hari ini supres tersebut sudah bisa ditandatangani Presiden Joko Widodo.

“Sedang berproses. Kita tunggu saja. Surpresnya masih ditunggu. Dalam beberapa hari inilah,” kata Airlangga Hartarto.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...