Oleh Tommy P pada hari Rabu, 05 Feb 2020 - 15:39:44 WIB
Bagikan Berita ini :

Bank Dunia : Indonesia Perlu Reformasi Pajak, Investasi dan UKM

tscom_news_photo_1580891984.jpg
(Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Direktur Pelaksana, Kebijakan Pembangunan dan Kemitraan Bank Dunia, Mari Elka Pangestu mengatakan pemerintah perlu melakukan reformasi struktural seperti bidang pajak, investasi dan UKM. Langkah ini untuk menarik investor asing, sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

"Diharapkan reformasi itu bisa dilakukan tahun ini sehingga kita bisa mulai melihat investasi mengalir. Tetapi mungkin dampaknya baru mulai terasa tahun depan karena invetasi perlu waktu," kata Mari Elka saat acara "Mandiri Investment Forum 2020" di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (5/2).

Kedepan, Mari Elka memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tumbuh lima persen pada tahun ini. "Mungkin dari ketidakpastian perdagangan masih ada ya. Banyak hal yang tidak pasti, sehingga investasi masih menunggu," kata dia.

Sementara itu, Ekonom Bank Permata Josua Pardede menambahkan secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi pada 2019 tercatat 5,02 persen yoy dari 2018 yang tercatat 5,17 persen yoy.

"Konsumsi rumah tangga cenderung stabil secara keseluruhan, namun investasi sepanjang 2019 cenderung melambat. Hal seiring tren perlambatan ekonomi global serta meningkatnya tensi dagang di pasar internasional yang diikuti oleh perlambatan ekonomi mitra dagang utama Indoensia, terutama Tiongkok," jelasnya.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...