Oleh Tommy P pada hari Kamis, 06 Feb 2020 - 14:18:46 WIB
Bagikan Berita ini :

Likuid Buka Akses Permodalan Industri Kreatiif

tscom_news_photo_1580973526.jpg
(Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Perusahaanfinancial technology(fintech) PT Likuid Dana Bersama (Likuid) meluncurkan platform daring pendanaan dan investasicrowdfundingatau urun dana. Mengusung tema Acces Granted, Likuid fokus membuka akses permodalan bagi para pelaku industri kreatif dan gaya hidup serta membuka akses investasi bagi masyarakat di Indonesia.

CEO Likuid Kenneth Tali menargetkan dapat menyalurkan pendanaan sebesar Rp 40 miliar pada enam sektor yang menjadi sasaran Likuid yaitu kuliner, e-sports, kecantikan, kesehatan dan start up. Selain itu, ada pula sektor hiburan seperti konser, film dan serial.

“Calon investor dapat mulai bertransaksi pada 17 Februari ini" kata Kenneth di Jakarta, Kamis (6/2).

Skema pendanaan bisnis dan investasi yang diusung oleh Likuid yaitu Project Financing berbasis bagi hasil dan bagi keuntungan. Dengan skema ini, Likuid menawarkan potensi imbal hasil untuk investor sebesar 12-20 persen.

Skema ini memungkinkan investor dapat berinvestasi secara kolektif dengan minimal pendanaan Rp 100 ribu. Menurut Kenneth, ketentuan minimal dana investasi yang relatif rendah ini sebagai upaya menggaet investor dari berbagai kalangan masyarakat terutama generasi milenial.

Likuid menargetkan dapat menjaring 2.500 pengguna dalam kurun waktu empat bulan setelah resmi meraih status terdaftar dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Saat ini Likuid beroperasi dengan status tercatat di regulatory sandbox OJK sejak Juli 2019.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...