Oleh Givary AprimanĀ  pada hari Selasa, 03 Mar 2020 - 14:37:03 WIB
Bagikan Berita ini :

KSPI Nilai RUU Omnibus Law Sangat Liberal

tscom_news_photo_1583221023.jpg
KSPI tolak Mmnibus Law (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Presiden Konferedasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Iswan Abdullah menilai UU Omnibus Law Cipta Kerja tedapat unsur liberal. Iswan mengatakan kalau dalam RUU tersebut bisa membuka peluang selebar-lebarnya terhadap untuk pekerja asing.

"Hal tersebut dapat merugikan serikat buruh karena pergantian nama dari cilaka menjadi ciptaker bisa jadi menguntungkan pekerja asing," ucap Iswan di Media Center DPR RI, Senayan Jakarta Pusat, Selasa (03/03/2020).

Iswan juga menyoroti dalam pembahasan RUU Omnibus Law buruh tidak terlalu dilibatkan dalam pembuatan RUU.

"Bisa bisa Omnibus Law ini ada unsur Konservatif didalamnya dan ada berbau Liberalis didalamnya," tandasnya.

Iswan juga memaparkan terkait RUU Omnibus Law yang dinilai hanya merangkul pengusaha tanpa merangkul serikat buruh.

"Jadi saya disini ingin mempertanyakan apakah negara ini hanya milik sekelompok pengusaha saja?" paparnya.

tag: #omnibus-law  #partai-golkar  #kspi  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Penunda Pilkada Perlu Pertimbangan Secara Matang

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 22 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI Bambang Patijaya menilai penundaan Pilkada 2020 bukan perkara mudah, diperlukan pertimbangan secara matang dari berbagai aspek. "Kita ...
Berita

Wasekjen Demokrat: Resesi Akibat Salah Kebijakan Jokowi Soal Pandemi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Indonesia resmi memasuki resesi, karena itu perlu solusi kongkrit yang harus dilakukan pemerintah, bukan hanya pragmatis. Demikian disampaikan Wasekjen Partai Demokrat ...