Oleh Rihad pada hari Kamis, 30 Apr 2020 - 21:27:38 WIB
Bagikan Berita ini :

BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi 2021 Sekitar 6,6 - 7,1 Persen Saja

tscom_news_photo_1588256802.jpg
Bank Indonesia (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Jika wabah Corona bisa diatasi dengan baik, maka perekonomian akan bangkit lagi pada 2021. Bank Indonesia sendiri memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 sekitar 6,6 persen sampai 7,1 persen. Angka ini lebih moderat dibandingkan ramalan IMF yang menyatakan pertumbuhan ekonomi akan mencapai 8,2 persen.

"Pertumbuhan ekonomi 2021 akan meningkat tinggi, mencapai sekitar 6,6-7,1 persen, karena pengaruh besarnya stimulus fiskal pemerintah sekitar 3,1-4 persen terhadap PDB," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam rapat kerja virtual dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Kamis (30/4).

Ia menyatakan pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh kemajuan dari program restrukturisasi kredit dan dunia usaha, serta dampak penundaan ekspansi moneter pada 2020 untuk pemulihan ekonomi dari COVID-19. "Peningkatan pertumbuhan ekonomi global juga dapat mendorong ekspor Indonesia," tambah Perry.

Ia menambahkan kinerja perekonomian pada 2021 juga akan didukung oleh dorongan investasi asing maupun dalam negeri karena adanya implementasi reformasi struktural, termasuk Omnibus Law.

Selain itu, nilai tukar rupiah juga diperkirakan menguat pada rata-rata kisaran Rp14.900-Rp15.300 per dolar AS seiring dengan membaiknya perekonomian global.

Sebelumnya, untuk 2020, Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 2,3 persen, karena adanya COVID-19 yang menurunkan kinerja konsumsi dan investasi serta menyebabkan kontraksi pada ekspor dan impor.

Meski demikian, inflasi diperkirakan rendah dan stabil pada kisaran sasaran tiga persen plus minus satu persen karena adanya sisi permintaan yang terkendali, kredibilitas kebijakan moneter dan koordinasi kebijakan pengendalian inflasi di pusat dan daerah.

Rata-rata nilai tukar rupiah pada 2020 diperkirakan berada pada kisaran Rp15.100-Rp15.500 per dolar AS seiring dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan otoritas terkait untuk menjaga stabilitas mata uang dari ketidakpastian karena adanya COVID-19.




tag: #pertumbuhan-ekonomi-indonesia  #bank-indonesia  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Bisnis

PT Jasa Armada Gelar Kerjasama dengan DPC INSA Cirebon

Oleh windarto
pada hari Senin, 28 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) dan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Cirebon pada 25 September menandatangani ...
Bisnis

Jasa Raharja Gelar Rapid Test untuk Sopir dan Kondektur

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Jasa Raharja kembali memberi pelayanan ekstra kepada masyarakat. Sabtu (26/9), Jasa Raharja Cabang Jambi kembali mengadakan Pelayanan Kesehatan Gratis kepada masyarakat. ...