Oleh Alfin Pulungan pada hari Selasa, 02 Jun 2020 - 17:08:50 WIB
Bagikan Berita ini :

Tertangkapnya Nurhadi Tak Lepas dari Dukungan Informan MAKI

tscom_news_photo_1591084689.jpg
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap mantan sekretaris Mahkamah Agung (MA) bersama menantunya Rezky Herbiyono pada Senin (1/6) malam di kawasan Simprug, Jakarta Selatan. Tertangkapnya Nurhadi sebenarnya tak lepas karena dukungan data informasi yang diperoleh informan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI).

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menuturkan ada empat informan yang ditugaskan MAKI untuk melacak aset milik Nurhadi dan Rezky Herbiyono, salah satunya ditemukan sebuah rumah di kawasan Simprug, Jakarta Selatan.

Meski sering kosong, namun ternyata Nurhadi dan menantunya masih mengunjungi rumah tersebut. Sekira pukul 21.40 WIB kemarin malam, dua tersangka koruptor itu pun akhirnya diringkus pihak KPK.

"Mengenai lokasi penangkapan, hanya bisa memberikan gambaran bahwa pertengahan puasa kami telah memberikan informasi keberadaan properti yang diduga ditempati menantunya di daerah Simprug," Boyamin kepada TeropongSenayan, Selasa, 2 Juni 2020.


TEROPONG JUGA:

> Komisi III DPR: Tertangkapnya Nurhadi Gerbang Menelusuri Mafia Peradilan


Terhadap kinerja KPK tersebut, MAKI memberikan apresiasi, meski awalnya KPK cukup kesulitan karena faktor pandemi korona. MAKI berharap ada perkembangan lebih lanjut dari pihak KPK atas Tertangkapnya Nurhadi.

"Untuk cerita lengkapnya kita tunggu pernyataan resmi KPK, apapun ini adalah prestasi KPK sehingga sudah sewajarnya Saya memberikan penghormatan kepada KPK dengan cara tidak mencampuri teknis-teknis pelaksanaan penangkapan buron," ujar Boyamin.

"Kami hanya sebatas memberikan informasi yang didapat dari 4 kluster informan dan selanjutnya tim KPK yang menindaklanjuti dengan kewenangannya," tambahannya.

Boyamin juga mengatakan bahwa pihaknya akan segera memberikan hadiah bagi informan yang telah bekerja sama melacak keberadaan dan aset milih Nurhadi. Hadiah seperti yang sudah dijanjikan beberapa waktu adalah berupa iPhone 11.

"MAKI konsisten untuk memberikan hadiah HP iPhone 11 kepada empat kluster informan dengan cara dua kluster mendapat 1 HP iPhone 11 dan menyerahkan sepenuhnya kepada mereka untuk teknis pembagiannya," katanya.

tag: #nurhadi  #maki  #kpk  #korupsi  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

PDIP: Penundaan Pilkada Ditengah Pandemi Akan Menciptakan Ketidakpastian Baru

Oleh Bachtiar
pada hari Senin, 21 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Pilkada Serentak 2020 harus diselenggarakan pada tahun ini. Menurut dia, di tengah pandemi ini, setiap ...
Berita

KAMI Minta KPU Tunda Pilkada Serentak 2020

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan penyelenggara negara menunda pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Pasalnya, ...