Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Minggu, 31 Mei 2015 - 17:51:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Gerindra Sebut Kekacauan Tata Kelola Migas Sejak Era Megawati

9IMG-20150531-00273.jpg
Diskusi Sengkarut Tata Kelola Energi Era Jokowi-JK (Sumber foto : TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - ‎Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Hari Purnomo mengatakan kekacauan tata kelola migas bersumbu dari kebijakan pemerintah saat Megawati Soekarnoputri menjadi presiden.

Menurutnya, Mega dan PDIP harus bertanggungjawab terhadap perubahan regulasi yang menyebabkan goyahnya ketahanan energi nasional.

"Saat itu dilakukan perubahan Undang-Undang dari Undang-Undang No 8/1971 ke Undang-Undang No 22/2001 (UU Migas)," ujar Hari dalam diskusi yang bertema "Sengkarut Tata Kelola Energi Era Jokowi-JK" di Warung Komando, Jakarta, Minggu (31/5/2015).

Menurut Hari, situasi carut marut tata kelola migas terus berlanjut hingga saat ini. Problemnya, adalah pada Undang-Undang Migas.

"Karena itu sudah seharusnya pemerintah lebih punya peranan," katanya.

‎Selain itu, perlu ada perubahan cara berpikir dari pemerintah agar lebih serius melakukan tata kelola migas. Pemerintah harus berhenti meyakini bahwa cadangan migas nasional masih melimpah.

"‎Selama ini kita amati, mindset pemerintah selalu kaya akan energi. Padahal faktanya saat ini sangat tergantung dari luar," jelasnya. (ai)

tag: #Energi  #mafia  #migas  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

DPD Hanura DIY Resmi Dilantik, Siap Kibarkan "Bendera Singa" ke Seluruh Daerah

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 15 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Partai Hanura melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Provinsi Dearah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2026-2031 di ...
Berita

Ferry Juan SH: OTT HGB Bogor Tambah Luka Partai Golkar, Saatnya Koreksi Kepemimpinan dan Kembali ke Khittah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor kembali mengguncang perhatian ...