Oleh Rihad pada hari Senin, 13 Jul 2020 - 23:17:16 WIB
Bagikan Berita ini :

Dua Pegawai KAI yang Jujur Terima Hadiah Ponsel, Pulsa dan Sederet Asuransi

tscom_news_photo_1594657036.jpg
Menteri Erick Thohir memberikan hadiah kepada Mujenih (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Menteri BUMN Erick Thohir memberikan apresiasi kepada dua petugas KRL karena bersikap jujur usai menemukan Rp 500 juta di kereta, Senin (13/7). Mereka adalah petugas keamanan, Egi Sandi Saputra (24) dan petugas kebersihan kereta, Mujenih (34). Uang milik penumpang yang tertinggal itu, mereka temukan di bawah salah satu kursi prioritas dalam KRL, pada Senin (6/7) lalu.

"Penghargaan yang diberikan kepada Saudara Egi dan Mujenih sebagai apresiasi kami, sekaligus penghormatan atas kejujuran dan amanah yang mereka dilakukan saat bekerja," kata Erick di Kantor Kementerian BUMN, Senin (13/7).

Atas kejujuran mereka, Kementerian BUMN menghadiahi sejumlah penghargaan buat Egi dan Mujenih. Telkomsel memberikan apresiasi berupa ponsel dan kuota internet senilai Rp 200 ribu per bulan selama 1 tahun. Keduanya juga menerima saldo LinkAja masing-masing sebesar Rp 5 juta.

Selebihnya hadiah berupa asuransi. Mereka menerima hadiah dari Bank BRI berupa Asuransi Davestera (Dana Investasi Sejahtera), yang merupakan gabungan dari asuransi perlindungan jiwa, proteksi, dan investasi dengan nilai uang pertanggungan per orang hingga Rp 500 juta.

Selain itu dari Bank Mandiri melalui perusahaan anak AXA Mandiri Financial Services. Yakni perlindungan asuransi jiwa dengan uang pertanggungan sebesar Rp 500 juta per orang, yang dibayarkan kepada ahli warisnya apabila mereka mengalami risiko meninggal dunia dalam kurun waktu lima tahun.

Bank BNI melalui anak perusahaan BNI Life, juga memfasilitasi keduanya dengan produk Asuransi BNILife Mprotection Plus, yang memberikan manfaat lengkap dalam satu produk berupa investasi, proteksi jiwa sampai dengan kesehatan dengan nilai premi/ investasi sebesar Rp 50 juta. Selain itu juga ditambah fasilitas Kesehatan berupa manfaat rawat inap.

Jika terjadi risiko meninggal, penerima manfaat juga akan mendapatkan Rp 100 juta ditambah nilai investasi dari BNI. Selain itu, untuk tiga tahun polis asuransi juga bisa dicairkan, plus pengembangan Investasi dari Premi Rp 50 juta.

tag: #kereta-komuter  #menteri-bumn  #erick-thohir  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
TStrending
#1
Berita

23 Lansia Meninggal Setelah Divaksin Buatan Pfizer

Oleh
pada hari Sabtu, 16 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Setidaknya 23 orang Norwegia meninggal setelah menerima suntikan vaksin Covid-19 buatan Pfizer/BioNTech. Hal tersebut diungkapkan oleh pihak berwenang pada hari Kamis ...
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Jumlah Nakes Minim, Pemerintah Diminta Beri Perhatian dan Insentif Lebih

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 16 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Tim Covid-19 Fraksi PKS Sukamta menyatakan, prihatin adanya lonjakan tiap hari jumlah pasien positif yang hadirkan rekor baru setiap harinya.  Setelah pada ...
Berita

WHO: Bukti Sudah Divaksin Bukan Syarat untuk Perjalanan Internasional

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Meski orang sudah divaksin, bukan berarti bebas bepergian. WHO bahkan tidak menyarankan bukti vaksinasi COVID-19 atau kekebalan sebagai syarat untuk perjalanan ...