Oleh Givary Apriman pada hari Kamis, 23 Jul 2020 - 09:16:47 WIB
Bagikan Berita ini :

Bungkam Soal Pencalonan Gibran, Pengamat Sebut Sikap PSI Soal Dinasti Politik Hanya Sebatas Jargon

tscom_news_photo_1595470450.jpg
Sekjen PSI Raja Juli Antoni (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang sebelumnya dengan idealis tidak setuju dengan politik dinasti mendadak membisu ketika pencalonan putra sulung Presiden Jokowi di Pilwalkot Solo 2020.

PSI belum memberi penjelasan perihal majunya putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka maju sebagai Calon Walikota Solo dalam pemilihan walikota (Pilwalkot) yang akan datang.

“Kalau PSI tidak memberikan penjelasan atas diamnya terhadap dinasti politik yang ditunjukan Jokowi ya sama saja dengan partai-partai lain,” kata Pengamat Politik Adib Miftahul melalui keteranganya, Kamis (22/07/2020).

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) tersebut menuturkan kalau pernyataan PSI yang anti dinasti politik dan anti transaksional politik hanya sebatas jargon saja.

Adib menyebutkan kalau selama ini anti dinasti poltik yang digembar gemborkan PSI hanya sebatas demi meningkatkan elektoral saja.

Sebetulnya, kata Adib dengan menolak keras dinasti politik yang dipertontonkan oleh Presiden Joko Widodo sebetulnya momentum bagi PSI untuk meyakinkan konstituennya.

Pasalnya, Kalau selama ini PSI memang memiliki sikap teguh serta prinsip yang kuat dalam menolak segala bentuk dinasti politik di Indonesia.

“Harusnya PSI mengambil sikap. Kerugiannya nanti yang akan ditanggung dia (PSI) bakal ditinggalkan oleh pendukung atau konstituen mereka karena dianggap tidak konsisten,” tandasnya.

Seperti yang diketahui, sebelumnya Sekjen PSI Raja Juli Antoni pada 2015 begitu idealis dan percaya diri dengan bicara dampak buruk jika terjadi politik dinasti.

Saat itu dia mengajak semua pihak memerangi politik dinasti dan ia berpendapat bahwa kekuasaan yang beredar di kalangan itu-itu saja tidak baik bagi demokrasi.

Dia saat itu dengan jelas mengajak parpol dan LSM untuk melihat manusia sebagai manusia bukan dilihat dari hubungan biologis atau kekeluargaannya.

tag: #psi  #gibran-rakabuming  #jokowi  #solo  #pilkada-2020  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Penunda Pilkada Perlu Pertimbangan Secara Matang

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 22 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI Bambang Patijaya menilai penundaan Pilkada 2020 bukan perkara mudah, diperlukan pertimbangan secara matang dari berbagai aspek. "Kita ...
Berita

Wasekjen Demokrat: Resesi Akibat Salah Kebijakan Jokowi Soal Pandemi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Indonesia resmi memasuki resesi, karena itu perlu solusi kongkrit yang harus dilakukan pemerintah, bukan hanya pragmatis. Demikian disampaikan Wasekjen Partai Demokrat ...