Oleh Givary Apriman pada hari Sabtu, 01 Agu 2020 - 08:54:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Iwan Sumule Sebut Ada Peluang Djoko Tjandra Sudah Pindahkan Beberapa Aset

tscom_news_photo_1596246880.jpg
Djoko Tjandra (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Berhasil tertangkapnya buronan koruptor Djoko Tjandra mendapatkan beragam reaksi dari publik.

Seperti diketahui, kalau terpidana korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali itu ditangkap setelah menjadi buron selama lebih 11 tahun.

Namanya sempat memenuhi perdebatan di ruang publik lantaran pada 8 Juni 2020 lalu Djoko Tjandra datang ke Jakarta untuk mendaftarkan Peninjauan Kembali (PK) atas kasusnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Setelah itu, Djoko Tjandra juga sempat mengurus pembuatan KTP-el di Kelurahan Grogol Selatan dan sempat mengajukan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Utara.

Menangapi hal tersebur Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule masih menyisakan satu pertanyaan penting terkait penangkapan buron licin tersebut.

Pertanyaan besar tersebut mengenai nasib aset-aset yang dimiliki Djoko Tjandra setelah berhasil ditangkap oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

“Djoko Tjandra ditangkap, apakah setelah aset-asetnya berhasil dipindah-tangankan?” ujar Iwan melalui keteranganya, Jumat (31/07/2020).

Iwan menjelaskan kalau hal itu cukup beralasan mengingat Djoko Tjandra yang dikabarkan kabur ke Papua Nugini sudah berada di tanah air selama lebih dari sebulan.

Artinya, kata Iwan ada peluang pemindahan aset telah dilakukan oleh Djoko Tjandra setelah berhasil dibekuk oleh aparat penegak hukum.

“Karena Djoko Tjandra sebelumnya ditengarai pernah berada di Indonesia selama beberapa bulan. Iya nggak sih?” tutupnya.

tag: #prodem  #djoko-tjandra  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Tanggapi Klaim Hadi Pranoto, DPR: Menyesatkan Publik

Oleh Bachtiar
pada hari Rabu, 05 Agu 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota DPR RI dari FPDIP Muchamad Nabil Haroen beraharap agar Pemerintah dan aparat keamanan dapat memberikan teguran, dan punishment atas penyesatan informasi publik yang ...
Berita
Aspirasi Abdul Fikri Faqih

Fikri Faqih: Keberadaan BPIP Jangan Sampai Jadi Penafsir Tunggal Seperti BP7

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Wakil Ketua Komisi Pendidikan (Komisi X) DPR, Abdul Fikri Faqih, mengatakan keberadaan lembaga yang membidangi urusan ideologi Pancasila semestinya tak berupaya membuat ...