Oleh windarto pada hari Kamis, 06 Agu 2020 - 07:00:44 WIB
Bagikan Berita ini :

BNI, Jadi MLA Papan Teratas

tscom_news_photo_1596672044.jpg
Kantor BNI di Pejompongan, Jakarta Pusat (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menempati peringkat teratas dalam jajaran lembaga keuangan penyedia sindikasi di Indonesia. Hal tersebut ditegaskan dalam Bloomberg Global Syndicated Loans League Tables untuk kategori Indonesian Borrower Loans per 31 Juli 2020, dimana BNI dicatat pada urutan pertama sebagai Mandated Lead Arranger (MLA).

Hingga periode yang sama, BNI mengantungi volume transaksi kredit sindikasi sebesar US$733,36 juta. Itu berarti, BNI menguasai 12,51% market share di Indonesia.

Direktur Bisnis Korporasi BNI Benny Yoslim di Jakarta, Rabu (5 Agustus 2020) menuturkan, dalam 5 tahun terakhir, BNI tercatat telah memperoleh peringkat pertama sebagai MLA sebanyak 3 kali. Pada tahun 2016, BNI memperoleh penghargaan sebagai Syndicated Loan House Of The Year In Indonesia yang diberikan oleh Asia Pacific Loan Market Association (APLMA).

Prestasi BNI sebagai MLA peringkat pertama tersebut menunjukkan konsistensi BNI dalam penyaluran kredit berskala besar (dalam bentuk pembiayaan sindikasi). Hal tersebut berdampak terhadap reputasi BNI dalam meningkatkan kepercayaan nasabah maupun banking partners baik di dalam negeri maupun luar negeri.

"Peringkat teratas ini juga menjadikan BNI sebagai referensi dalam pemberian kredit dengan jumlah besar. Dengan prestasi tersebut pula, BNI menjadi pilihan utama dan prioritas sebagai pemberi jasa sindikasi yang memiliki akses luas ke berbagai investor maupun korporasi di Indonesia maupun luar negeri melalui kantor-kantor cabang luar negeri (global syndication)," ujar Benny.

Dalam kondisi pandemi Covid-19, BNI dengan reputasinya tetap berinisiasi menjadi lead dalam penyediaan fasilitas kredit sindikasi, yang diharapkan dapat meningkatkan perolehan fee based income (FBI) sebagai salah satu target utama yang dicapai untuk menunjang kinerja keuangan BNI. Sampai dengan akhir Desember 2020, BNI memiliki pipeline kredit sindikasi yang fokus pada sektor perindustrian, konstruksi, telekomunikasi dan infrastruktur.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Bisnis

Pantau Protokol Kesehatan Pengguna KRL, PT KCI Terjunkan 4700 Petugas

Oleh Givary Apriman
pada hari Senin, 21 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -  PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menerjunkan 4.700 petugas untuk memantau protokol kesehatan hingga penggunaan masker untuk pengguna kereta rel listrik ...
Bisnis

Tenang, China Tidak Akan Larang Impor Ikan dari Indonesia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Tersiar kabar China melarang impor hasil perikanan Indonesia. Tapi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan ekspor komoditas kelautan dan perikanan ke China ...