Oleh Givary Apriman pada hari Sabtu, 08 Agu 2020 - 05:01:54 WIB
Bagikan Berita ini :

Fadel Muhammad Sebut Pidato Presiden Pada Sidang Tahunan MPR Jadi Momen Penentu

tscom_news_photo_1596837863.jpg
Fadel Muhammad (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad mengatakan kalau pidato Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR RI pada 14 Agustus 2020 nanti akan jadi penentu.

Fadel juga meminta kalau Presiden Jokowi jangan hanya bicara biasa-biasa saja tetapi Pidato Presiden harus menyampaikan harapan bagi masyarakat Indonesia yang saat ini sedang menghadapi pandemi corona.

Menurutnya, kalau Presiden hanya bicara hal-hal yang biasa saja, dikhawatirkan kondisi ke depan akan semakin tidak baik, karena selama pandemi Covid-19.

Selama ini, pemerintah dinilai belum maksimal melakukan perbaikan yang substansial terkait efek yang ditimbulkan oleh pandemi.

“Saat ini pandemi sudah berlangsung lama, tingkat kesabaran masyarakat sudah memuncak sehingga kalau Presiden tidak menyampaikan sesuatu yang membawa harapan maka kondisi akan repot,” kata Fadel dalam diskusi “Media Expert Meeting” dengan tema “Sidang Tahunan MPR: Konvensi Ketatanegaraan dalam Rangka Laporan Kinerja Lembaga Negara” di Bandung, Jumat (07/08/2020).

Fadel menuturkan kalau kondisi saat ini beberapa daerah sudah mengeluhkan dampak yang semakin besar dari pandemi seperti pendapatan menurun dan pajak daerah tidak ada sehingga menyebabkan pemerintah daerah kesulitan membiayai pembangunan di daerah.

“Saya berharap pada tanggal 14 Agustus nanti, Presiden Jokowi jangan hanya bicara biasa saja namun menyampaikan sesuatu yang membawa harapan. Itu harus disampaikan Presiden,” tuturnya.

Fadek menilai bila pertumbuhan ekonomi di beberapa daerah sudah minus, kondisi itu jangan anggap enteng karena dikhawatirkan akan ada efek negatif yang ditimbulkan oleh pandemi.

“Kita sudah mendengar bahwa Presiden mengeluh, kami sudah menyampaikan belanja negara kurang yaitu baru 30 persen. Jangan sampai salah kelola pemerintahan,” ujarnya.

Dia mengaku tidak percaya terhadap ulasan manis beberapa pihak bahwa ekonomi Indonesia akan melakukan pemulihan, karena yang dibutuhkan saat ini adalah pemerintah harus ambil langkah berani.

Fadel mencontohkan kalau perlu pemerintah membatasi bayar utang, restrukturisasi utang untuk membiayai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Amerika Latin sudah melakukan itu namun kita masih di-ninabobo-kan, kita dibilang cepat ‘recovery’ padahal di pasar-pasar daya beli tidak ada. Diharapkan dalam Sidang Tahunan MPR ada penyampaian harapan,” pungkasnya.

tag: #fadel-muhammad  #mpr  #dpd  #jokowi  #corona  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
TStrending
#1
Editorial

Musyawarah Mufakat, Aklamasi, Atau Voting

Oleh
pada hari Selasa, 02 Des 2014
DALAM setiap majelis atau perjamuan besar, pasti ada persoalan bersama yang dibahas. Dan, nantinya akan menjadi sebuah ketetapan bersama. Persoalan bersama itu antara lain membahas program kerja, ...
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

FMB Desak Pemerintah Tunda Pilkada 2020

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 22 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Mantan Ketua Pansus Pemilu Ferry Mursyidan Baldan (FMB) mengingatkan pemerintah untuk tidak memaksakan Pilkada serentak 2020 digelar tahun ini sampai ada kepastian pandemi ...
Berita

Komite II DPD RI Gali Informasi Terkait RUU Penanggulangan Bencana

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Komite II DPD RI menilai ada beberapa permasalahan terkait draft RUU tentang Penanggulangan Bencana. Secara umum, usulan perubahan dalam RUU tentang Penanggulangan Bencana ...