Berita
Oleh Bachtiar pada hari Rabu, 12 Agu 2020 - 19:20:49 WIB
Bagikan Berita ini :

Politikus Golkar Ini Sebut Kaum Perempuan Paling Rentan Kehilangan Pekerjaan

tscom_news_photo_1597234849.jpg
Puteri Anetta Komarudin Politikus Golkar (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin menilai, kelompok perempuan memiliki andil dan kontribusi penting menyukseskan strategi pemulihan ekonomi nasional yang disusun oleh pemerintah.

“Kondisi pandemi COVID-19 mempengaruhi seluruh aspek kehidupan, tidak terkecuali perekonomian nasional. Data Bank Indonesia tahun 2018 menunjukkan bahwa partisipasi perempuan terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UKMK) mencapai 60 persen dari total 57,83 juta UMKM di Indonesia," kata Politikus Golkar itu dalam sebuah diskusi, Rabu, (12/8/2020).

Dalam fungsi pengawasan, kata dia, Komisi XI sendiri berfokus pada bagaimana strategi ekonomi nasional yang dijalankan pemerintah dapat memberikan kesempatan kepada perempuan.

"Menghilangkan tantangan yang kaum kami hadapi sehingga dapat turut berkontribusi secara penuh dalam upaya pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

Dalam forum yang dihadiri 290 peserta itu, Putkom, menjelaskan bahwa pengusaha perempuan yang mendominasi sektor UMKM menjadi yang paling terdampak atas penurunan kegiatan ekonomi akibat pandemi.

Untuk itu, kata dia, kelancaran berbagai stimulus dan akses permodalan yang digulirkan pemerintah menjadi krusial dalam memastikan keberlangsun kemandirian ekonomi perempuan pelaku UMKM.

“Pekerja perempuan lebih rentan kehilangan pekerjaan di tengah pandemi seperti ini. Berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), per April 2020, pekerja perempuan yang dirumahkan akibat pandemi telah mencapai 31 persen dan berpotensi mengalami peningkatan. Oleh karena itu, perlu adanya pendekatan yang lebih berbasis gender dalam memformulasikan kebijakan penanganan dampak pandemi COVID-19," jelas Putkom.

"Berbagai stimulus yang diberikan pemerintah juga perlu terus diarahkan untuk menyelamatkan tenaga kerja dan memulihkan dunia usaha, agar menekan angka PHK dan meminimalkan kerentanan pekerja perempuan yang kehilangan mata pencahariannya,” sambung Putkom.

tag: #perempuan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pengamat: Dirjen Bea Cukai Harus Diganti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 16 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Desakan perombakan di Ditjen Bea Cukai mengemuka dari para pengamat menyusul Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap oknum Bea Cukai di Jakarta dan Lampung dan barang bukti ...
Berita

LBH Ansor Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) –Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor mengecam keras peristiwa kekerasan berupa penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak ...