Bisnis
Oleh Rihad pada hari Kamis, 13 Agu 2020 - 22:13:46 WIB
Bagikan Berita ini :

Pemerintah Akui Wisatawan Asing Tak Masuk Sampai Akhir Tahun

tscom_news_photo_1597331606.jpg
Lokasi wisata Bali (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pariwisata Indonesia akan dibuka kembali untuk meningkatkan perekonomian. Tapi untuk wisatawan asing masih ditutup. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pihaknya akan fokus terhadap kegiatan wisatawan lokal dahulu hingga akhir tahun. Sehingga, sejumlah destinasi wisata Indonesia dipastikan tak bakal menerima kedatangan turis dari mancanegara. Dia mengaku sedang membenahi sektor wisatawan lokal dalam melakukan kunjungan wisata.

Diharapkan hingga akhir tahun nanti jumlah masyarakat Indonesia yang berwisata mencapai 70%. "Masalah turis asing, kami sampai akhir tahun belum akan terima. Biar saja kita konsolidasi dulu," kata Luhut saat menghadiri Rakornas Apindo 2020 secara virtual, Kamis (13/8/2020).

Pasalnya, pemerintah pun masih menerapkan Peraturan Kementerian Hukum dan HAM (Permenkumham) nomor 11 tahun 2020 yang melarang sementara orang asing masuk ke wilayah Republik Indonesia.

Kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah pariwisata sudah mengalami penurunan. "Kami bersyukur ternyata setelah dua pekan angka covid-19 di Bali menurun. Gubernur mengatakan ada herbal daerah, meminum arak dari mereka. Entah benar entah tidak, yang penting kelihatan turun, saya dukung saja lah," ungkapnya.

Sementara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama menyatakan pemerintah akan menyasar orang Indonesia yang biasanya berlibur ke luar negeri untuk mengunjungi lokasi wisata dalam negeri. Ia mencatat setidaknya ada 8 juta orang Indonesia yang bepergian ke luar negeri setiap tahunnya.

"Bagaimana kami upayakan agar potensi ini, agar berwisata di Indonesia. Bayangkan US$9 miliar mereka spend di luar negeri segitu banyak. Artinya, ini ada potensi untuk spend di Indonesia," pungkas Wishnutama.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan kembali membuka sektor pariwisata bagi wisatawan mancanegara (wisman) pada 11 September 2020. Pembukaan kembali sektor pariwisata akan diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat demi menekan potensi penularan virus corona.

Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran gubernur tentang adaptasi kebiasaan baru agar pembukaan sektor pariwisata bisa membuat wisatawan tetap merasa aman dan nyaman. Hal ini bukan hanya untuk wisatawan asing, tapi juga lokal.

"Untuk memulai aktivitas ini kami sudah mengeluarkan surat edaran gubernur tentang adaptasi kebiasaan baru berkaitan dengan pelaksanaan aktivitas ini supaya sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat lokal dan internasional yang akan berkunjung ke Bali," ungkap Wayan dalam video conference, beberapa waktu lalu.


tag: #bali  #wisata  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...