Berita
Oleh Alfin Pulungan pada hari Sunday, 16 Agu 2020 - 06:30:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Legislator PKB Ini Sebut Jokowi Jangan Asal Ngomong Soal Indonesia Produsen Teknologi

tscom_news_photo_1597520084.jpeg
Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR 2020 (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi Teknologi (Komisi VII) DPR Ratna Juwita Sari menyambut positif soal pernyataan Presiden Jokowi dalam pidato Sidang Tahunan MPR Jumat (14/8) lalu bahwa Indonesia mempunyai posisi strategis untuk menjadi produsen teknologi masa depan.

Jokowi beranggapan Indonesia saat ini tengah melakukan hilirisasi bahan mentah secara besar-besaran. Antara lain, biji nikel yang sudah dapat diolah jadi ferro nikel, stainless steel slab, lembaran baja dan dikembangkan menjadi bahan utama untuk baterai lithium.

Namun, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini lebih mengharapkan pidato Jokowi tersebut benar-benar di implementasikan dalam sebuah kebijakan yang memiliki keberpihakan terutama di bidang penganggaran, bukan hanya sekedar ucapan saja.

"Jadi kalau memang kita ingin mencapai target ingin menjadi produsen teknologi, berarti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) itu harus di-support dalam hal anggaran juga" kata Ratna saat dihubungi Sabtu, 15 Agustus 2020.

"Karena seperti kita tahu anggaran Kemenristik Dikti itu sangat kecil. Padahal sebagai koordinator perkembangan teknologi yang nantinya diharapkan menjadi produsen teknologi," tambahnya lagi. Ia juga mengatakan anggaran Kemenristekdikti dan Badan Riset dan Inovasi Indonesia (BRIN) saat ini sebesar Rp2,7 triliun atau hanya 0,03 persen dari PDB.

Ratna Juwita Sari


Ratna mengingatkan Jokowi pernah mengeluarkan pernyataan bahwa Indonesia harus bisa mengambil role model dari Korea Selatan yang memiliki anggaran untuk ristek 4,62 persen dari PDB. "Jadi statment itu kabar gembira kalau akhirnya bisa di implementasikan dalam bentuk kebijakan," ujarnya.

Legislator asal Jawa Timur ini mengimbuhkan pihaknya di parlemen sangat mendukung berbagai kebijakan Presiden Jokowi. Salah satu contoh saat Presiden mengeluarkan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Covid-19 dan/atau dalam rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitaa Sistem Keuangan.

"Presiden mengeluarkan Perppu saja kita langsung legitimasi dengan UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2020. Artinya kita selalu memberikan dukungan terhadap kebijakan-kebijakan Presiden," kata Ratna.

tag: #jokowi  #teknologi  #komisi-vii  #ratna-juwita-sari  #pkb  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pemerintah Diminta Menertibkan Joki Kartu Prakerja

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Kamis, 22 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Komisi Ketenagakerjaan (Komisi IX) DPR meminta pemerintah menertibkan adanya "Joki" dalam program Kartu Prakerja. Hal itu sekaligus sebagai kritik terhadap ...
Berita

Polda Tangkap Pelaku yang Keroyok Polisi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Polda Metro Jaya meringkus tiga orang pemuda lantaran mengeroyok seorang personel Polri yang berinisial AJS pada ricuh unjuk rasa Kamis (8/10). "Pelaku pengeroyokan ...