Oleh windarto pada hari Kamis, 15 Okt 2020 - 16:11:29 WIB
Bagikan Berita ini :

Bulog, Kemensos dan Transporter Bertekat Percepat Penyaluran Bansos Beras

tscom_news_photo_1602753089.jpeg
Foto bersama usai Rapat Evaluasi dan Percepatan Penyaluran Bantuan Sosial Beras bertempat di Hotel Grand Mercure Harmony Jakarta pada Rabu (14/10) (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kementerian Sosial, Perum BULOG dan Pihak Transporter berkomitmen untuk mempercepat penyaluran Bantuan Sosial Beras tahun 2020, hal ini disepakati pada Rapat Evaluasi dan Percepatan Penyaluran Bantuan Sosial Beras bertempat di Hotel Grand Mercure Harmony Jakarta pada Rabu (14/10) yang dihadiri langsung oleh Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG serta Direksi dari Pihak Transporter.

Rapat evaluasi tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi, Pemimpin Kantor Wilayah BULOG, Koordinator Provinsi Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Transporter Provinsi di seluruh Indonesia secara virtual melalui Zoom Meeting.

Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto dalam sambutannya mengatakan bahwa rapat ini bertujuan untuk melakukan evaluasi, menginventarisir kendala-kendala, dan mencari solusi agar penyaluran Bansos Beras ini dapat segera diselesaikan sesuai target dengan mengacu pada aturan yang ada.

“Kami harapkan dukungan dari Perum BULOG untuk dapat mendorong Transporter lebih cepat dalam pendistribusian, demikian juga Transporter perlu lebih optimal dalam menyampaikan Bansos Beras hingga diterima Keluarga Penerima Manfaat”, kata Edi.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG Triyana dalam sambutannya menegaskan jajaran BULOG berkomitmen untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras di pintu gudang BULOG di seluruh wilayah Indonesia, untuk selanjutnya diserahkan kepada jasa pengangkut/transporter yang ditunjuk oleh Kementerian Sosial RI.

“Kami telah menyediakan beras sebanyak 450.000 ton untuk alokasi 3 (tiga) bulan penyaluran di seluruh wilayah Indonesia dan sampai dengan tanggal 13 Oktober 2020 telah terealisasi sebesar 288.178 ton atau 64% dari pagu 3 alokasi. Memperhatikan realisasi tersebut maka masih tersisa sebesar 161.822 ton untuk segera disalurkan, untuk itu perlu percepatan penyaluran Bansos Beras ini pada sisa hari di bulan Oktober ini”, kata Triyana.

“Kami menyadari bahwa tugas ini akan berjalan dengan baik apabila terdapat sinergi diantara seluruh pihak yang terlibat yaitu pihak transporter PT. DNR dan PT. BGR, Dinas Sosial, serta Rekan-rekan Pimwil BULOG. Untuk itu saya berharap kepada seluruh pihak yang terlibat untuk bekerjasama dalam menyukseskan program ini”, tambah Triyana.

Lebih lanjut Triyana menjelaskan bahwa BULOG terus meningkatkan kerjasama dengan Kemensos, pihak transporter dan seluruh pihak yang terlibat untuk melakukan pengawasan mengingat program ini merupakan program yang langsung besentuhan dengan masyarakat berpendapatan rendah yang saat ini sangat terdampak akibat dari Pandemi Covid-19.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Bisnis

Menperin: UU Cipta Kerja Diharapkan Tingkatkan Industrialisasi

Oleh Rihad
pada hari Sunday, 18 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis Undang-Undang Cipta Kerja mampu mendorong reindustrialisasi di Indonesia, sehingga kontribusi ...
Bisnis

Pertamina Lubricants Luncurkan Aplikasi Enduro Home Service

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Salah satu perubahan model belajar dan berbisnis dalam masa pandemi Covid-19 adalah hadirnya inovasi digitalisasi. Kini, sistem belajar-mengajar dan berwirausaha kerap ...