Oleh Rihad pada hari Minggu, 29 Nov 2020 - 12:05:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Habib Rizieq Sudah di Petamburan, Polisi Akan Panggil RS UMMI

tscom_news_photo_1606626304.png
Habib Rizieq (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Setelah dirawat beberapa hari dirawat di RS UMMI, Habib Rizieq sudah kembali ke rumahnya di Petamburan. Wakil Sekretaris Umum FPI, Aziz Yanuar, mengakui Habib Rizieq sudah pulang dari RS UMMI. "Iya (pulang bersama istrinya). Di rumahnya insyaallah," kata Azis, Minggu (29/11/2020).

Namun ia membantah kabar bahwa Habib Rizieq Shihab kabur dari RS UMMI. Habib keluar dari RS karena memang telah kembali sehat. "Yang bilang kabur itu orang-orang jiwa dan mentalnya sakit," kata Azis.

Ia juga menjawab kabar yang menyebutkan Habib Rizieq tidak kooperatif karena tidak memberitahukan hasil swab test usai keluar dari RS UMMI. Menurutnya, hasil swab test merupakan privasi pasien.

Itulah kenapa, saat Habib Rizieq keluar dari rumah sakit tidak memberikan informasi terkait swab test Covid-19. "Hasil swab itu privasi beliau. Sekarang alhamdulillah sehat," katanya.

Polisi Panggil RS UMMI

Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan pihak kepolisian bakal memanggil pihak Rumah Sakit (RS) UMMI. Pemanggilan itu, kata dia, menyusul adanya laporan dari Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandung yang diduga dihalang-halangi oleh pihak RS Ummi saat akan melakukan pemeriksaan COVID-19 kepada Habib Rizieq. "Kemungkinan pekan depan, karena baru kemarin lapornya, sementara penyidik dari Polresta Bogor itu akan memanggil untuk klarifikasi dulu," kata Erdi di Bandung, Jawa Barat, Minggu.

Menurut Erdi, pihak Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandung itu tengah melakukan fungsi mendeteksi pasien yang diduga kontak erat COVID-19. Selain itu, menurutnya pihak Satgas juga berupaya untuk mengecek keabsahan hasil swab yang dilakukan kepada Rizieq Shihab.

"Dia (Satgas) akan membuktikan, siapa dokter yang merawatnya, apakah dia tersertifikasi, lalu hasil uji labnya itu dikirimkan ke lab mana, nah ini yang dikaji sama Dinkes Bogor," katanya.

Sebelumnya, Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor melaporkan Direktur Utama dan Manajemen Rumah Sakit UMMI Kota Bogor ke Polresta Bogor Kota dengan dugaan menghambat dan menghalangi tugas Satgas COVID-19 dalam menanggulangi penyebaran penyakit menular.

Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Kedisiplinan Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor Agustiansyah mengatakan di Kota Bogor, Sabtu (28/11), laporan ke Polresta Bogor Kota itu dilakukan setelah menunggu janji yang disampaikan oleh Manajemen Rumah Sakit UMMI tapi tidak kunjung dipenuhi.

Erdi A Chaniago, menyebut pihak penyidik dari Polresta Bogor tengah mendalami kabar Habib Rizieq Shihab yang disebut kabur dari sebuah rumah sakit di Bogor, Jawa Barat, saat dirawat.

"Ini sedang didalami oleh Polresta Bogor, memang infonya seperti itu, bahwa pasien di RS UMMI itu (Rizieq Shihab) jam 21.00 WIB, Sabtu malam (28/11), keluar," kata Chaniago, di Bandung, Jawa Barat, Minggu.

Menurut dia, berdasarkan informasi yang diterima, Habib Rizieq diduga keluar melalui pintu belakang rumah sakit itu Kaburnya orang itu pun, kata Chaniago, tidak diketahui Satgas Penanganan Covid-19 Bogor. "Dari Polresta Bogor sekarang sudah datang, melakukan penyelidikan," kata Chaniago.

tag: #habib-rizieq  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Fraksi PKS Kembali Potong Gaji Untuk Bantu Korban Bencana

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 18 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menginstruksikan seluruh Anggota Fraksi PKS secara nasional (dari pusat hingga daerah) untuk membantu korban bencana yang terjadi di ...
Berita

Berkaca Pada Efek Vaksin di Norwegia, DPR Minta Pemerintah Terapkan Asas Kehati-hatian

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo meminta pemerintah  menjadikan asas kehati-hatian dan keamanan sebagai parameter utama dalam penerapan vaksinasi di ...