Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 27 Jan 2021 - 12:14:23 WIB
Bagikan Berita ini :

Ucapkan Selamat Kepada Listyo, Jazuli: Kita Tunggu Janji Untuk Wujudkan Hukum Berkeadilan

tscom_news_photo_1611724463.jpg
Listyo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengucapkan selamat atas pelantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai sebagai Kapolri hari ini. Jazuli mengapresiasi janji dan komitmen Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang ingin benar-benar mewujudkan hukum yang berkeadilan saat fit and proper test di DPR pekan sebelumnya.

"Atas nama pimpinan dan anggota Fraksi PKS DPR RI kami ucapkan selamat bertugas kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang hari ini dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Kapolri," ungkap Jazuli, Rabu (27/1/2021).

Fraksi PKS berpesan agar Kapolri memenuhi komitmen dan janjinya untuk benar-benar mewujudkan hukum yang berkeadilan. Hukum yang berkeadilan ini, lanjut Jazuli, patut digarisbawahi dengan tinta tebal karena menjadi misi utama penegakan hukum oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian.

Fraksi PKS mengapresiasi Jenderal Listyo yang menempatkannya sebagai bagian terpenting dalam pengembangan dan transformasi Polri ke depan melalui konsep Presisi (prediktif, responsibilitas, dan transparan berkeadilan).

Anggota Komisi I DPR ini membeberkan bahwa keadilan hukum di tangan Polri akan terwujud dengan sejumlah syarat:

Pertama, hukum yang berdiri tegak, berdiri di tengah, dan tidak condong pada kepentingan kekuasaan.

Kedua, hukum yang bisa membedakan antara kriminal (murni) dan kriminalisasi (kasus), antara ujaran kebencian dan permusuhan yang memecah belah bangsa dengan kritik dan kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi.

Ketiga, hukum yang tidak pandang bulu, tidak hanya tajam bagi yang di bawah (rakyat biasa) tapi tumpul bagi yang di atas.

Keempat, hukum yang memenuhi rasa keadilan masyarakat dan bukan semata mengejar kepastian hukum. Atas nama rasa keadilan masyarakat, proses hukum harus bijak melihat suatu kasus terhadap masyarakat dan kelompok lemah agar tidak dilanjutkan pidananya (restorative justice).

"Jenderal Listyo Sigit telah berjanji agar tidak terjadi lagi orang-orang miskin dan lemah dipidana seperti pada kasus Nenek Minah yang dipidana karena mencuri beberapa butir kakao atau kasus anak mempolisikan ibu kandungnya. Ini sangat kita apresiasi dan kita dukung penuh," tegas Jazuli.

Selain itu, Jazuli juga mendukung penuh komitmen Jenderal Sigit yang akan mentransformasi wajah aparat kepolisian yang lebih humanis dan persuasif, serta mengikis kesan arogan, pungli, serta kesan ketidakadilan penanganan kasus oleh Polri melalui transparansi.

"Kalau semua komitmen itu dilaksanakan, kita acungkan jempol buat Polri di bawah Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Fraksi PKS akan mengawasi secara kritis dan konstruktif," pungkas Jazuli.

tag: #listyo-sigit-prabowo  #kapolri  #jazuli  #pks  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
TStrending
#1
Berita

Ilegal, Hinca Minta Polisi Bubarkan KLB

Oleh
pada hari Kamis, 04 Mar 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Panjaitan meminta, pihak kepolisian membubarkan acara kongres luar biasa (KLB).  Dikabarkan KLB akan dilaksanakan di ...
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Demokrat: Pemaksaan KLB Bodong, Cederai Demokrasi dan Tanda Abuse of Power

Oleh Ariful Hakim
pada hari Jumat, 05 Mar 2021
JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)-- Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, menuding rencana pelaksanaan KLB Bodong oleh Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai ...
Berita

Geram, Loyalis-loyalis AHY Sebut KLB di Sumut Abal-abal

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Sejumlah loyalis Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menganggap upaya Gerakan Pengambilalihan Kepimpinan Partai Demokrat (GPK PD) dengan mekanisme Kongres Luar Biasa (KLB) yang ...