Oleh Rihad pada hari Selasa, 23 Feb 2021 - 23:43:59 WIB
Bagikan Berita ini :

Terkait Kerumunan Warga Saat Kunjungan Jokowi ke NTT, Ini Pendapat Wiku dan Pemda

tscom_news_photo_1614098639.jpg
Tangkapan layar video kunjungan Jokowi ke NTT (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Peristiwa kerumunan warga Maumere, Sikka, NTT, yang antusias menyambut kedatangan Presiden Jokowi menjadi sorotan. Dalam kasus itu, warga memadati sepanjang jalan dari Bandara Frans Seda Maumere hingga menuju Bendungan Napun Gete yang akan diresmikan. Sejak Selasa (23/2) pagi, warga Kota Maumere dan sekitarnya mulai tampak membersihkan jalan dan memasang bendera Merah Putih.

Siang harinya, mereka mulai memadati sepanjang jalan ke arah timur dari pertigaan Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Waioti, hingga menuju ke Bendungan Napun Gete. Kerumunan pun tak terelakkan.

Seharusnya kerumunan di masa pandemi tidak boleh terjadi. Hal itu disampaikan jubir Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito. "Mohon agar pemerintah daerah antisipatif terhadap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan," kata Prof Wiku.

Prof Wiku juga mengimbau masyarakat tetap disiplin meski dia memahami antusiasme masyarakat menyambut Presiden. "Kita semua harus melakukan penyesuaian agar bisa meminimalisasi penularan COVID-19," katanya.

Penjelasan Pemda

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Fransiskus Roberto Diogo akan melakukan contact tracing terhadap kerumunan massa yang terjadi saat kunjungan Presiden Joko Widodo.

Fransiskus Roberto Diogo yang juga Bupati Sikka ini mengatakan, sebelum kedatangan Presiden Joko Widodo ke Sikka, pihak pemerintah dan gugus tugas telah menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan kerumunan. "Itu spontanitas dari masyarakat Sikka, sebelumnya juga kami sudah sampaikan untuk tidak berkerumun tapi mungkin mereka (masyarakat) sangat menantikan bapak presiden," jelasnya.

Sekretaris II Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus. Dia menjelaskan sebelum kedatangan sudah dilakukan upaya pencegahan dari gugus tugas dengan melakukan himbauan kepada masyarakat. "Tetapi (antusias) masyarakat tidak bisa kita hindari," kata Petrus yang juga Kepala Dinas Kesehatan Sikka.

tag: #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan Ir. Ali Wongso Sinaga
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Dompet Dhuafa: Sedekah Yatim
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Dompet Dhuafa: Parsel Ramadan
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Berita

Tak Sesuai Dengan Beberapa UU, TB Hasanuddin Desak Pemerintah Cabut PP 57/2021 Tentang SNP

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 16 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin mengecam terbitnya Pemerintah (PP) No 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dalam PP ini ...
Berita

Larangan Mudik, Doni Monardo: Jangan Ada Yang Keberatan Agar Tidak Menyesal

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Letjen TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo tak hentinya mengingatkan kembali ...