Oleh Aditya AF pada hari Sabtu, 27 Feb 2021 - 10:35:02 WIB
Bagikan Berita ini :

China Murka Pasca Mosi Genosida Uighur di Parlemen Belanda

tscom_news_photo_1614396491.jpeg
China Murka (Sumber foto : Ist)

JAKARTA ( TEROPONG SENAYAN ) -- China mengecam mosi parlemen Belanda yang menyatakan bahwa pemerintahan Presiden Xi Jinping melakukan genosida terhadap etnis minoritas Uighur dan Muslim lainnya di Xinjiang.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, menuduh para anggota parlemen Belanda menggunakan Xinjiang sebagai alasan untuk dengan sengaja mencoreng citra China dan mencampuri urusan dalam negeri.

"Fakta menunjukkan bahwa tidak pernah ada "genosida" di Xinjiang," kata Wang kepada wartawan di Beijing pada Jumat (26/2/21).

Wang berharap Belanda segera mencabut pernyataan itu dan menghentikan kesalahannya dan mengambil tindakan nyata untuk menjaga keutuhan hubungan bilateral. Wang juga mempersilakan perwakilan Uni Eropa untuk berkunjung ke Xinjiang.

Pernyataan itu diutarakan China setelah parlemen Belanda mengesahkan mosi berisikan pernyataan membenarkan terjadi genosida terhadap etnis minoritas Uighur di China. Tudingan Belanda itu muncul setelah sekian lama China diduga menahan dengan sewenang-wenang setidaknya satu juta warga etnis Uighur di Xinjiang di kamp layaknya kamp konsentrasi.

Belanda merupakan negara Eropa pertama yang menuduh China melakukan genosida terhadap Uighur. Sebelum Belanda, parlemen Kanada dan Amerika Serikat telah lebih dulu membuat pernyataan serupa. Setelah sempat menyangkal keberadaan kamp Uighur di Xinjiang, China beralasan tempat penahanan itu merupakan pusat pelatihan pendidikan keterampilan untuk memberdayakan etnis minoritas tersebut.

Salah satu tujuan Beijing membangun "kamp pelatihan" itu adalah untuk mencegah etnis Uighur dan Muslim lainnya terjerumus ekstremisme. Pekan lalu, China menyatakan kebijakan terhadap etnis Uighur di Xinjiang dan wilayah Tibet merupakan contoh cemerlang kemajuan hak asasi manusia.

tag: #china  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan Ir. Ali Wongso Sinaga
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Dompet Dhuafa: Sedekah Yatim
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Dompet Dhuafa: Parsel Ramadan
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Bisnis

Ekspor Benih Lobster Resmi Dilarang, KKP Pilih Utamakan Budidaya

Oleh Rihad
pada hari Friday, 16 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan tidak akan lagi memberikan izin terhadap ekspor benih bening lobster (BBL). Larangan ekspor benih lobster ini karena ...
Bisnis

Mahfud: Pemerintah Bakal Tagih Dana BLBI Rp110 Triliun

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD  mengungkapkan Pemerintah bakal menagih dana bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) ...