Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 07 Mar 2021 - 00:13:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Masjid Untuk Jokowi Hadiah Pangeran UEA Mencapai Rp570 Miliar

tscom_news_photo_1615050793.jpg
Masjid Untuk Jokowi (Sumber foto : Ilustrasi)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Masjid hadiah Pangeran Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan untuk Presiden Joko Widodo tersebut dibangun di atas lahan bekas Depo Pertamina di Jalan Ahmad Yani, Gilingan, Banjarsari itu dengan luas lahan 2.9 hektare.

Biaya pembangunan masjid megah tersebut diperkirakan mencapai USD 40 juta atau sekitar Rp570 miliar (kurs Rp14.000/USD). Semua pembiayaan dari UEA.

Peresmian pembangunan (groundbreaking) Masjid Agung ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Dubes Indonesia untuk UEA Husin Bagis, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Sementara perwakilan UEA yang hadir adalah Menteri Energi dan Industri UEA Suhail Mohamed Faran Al Mazrouei, Kepala Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf UEA, serta Dubes UEA untuk Indonesia Mohammed Abdullah Al Ghfeli.

Sementara, Menag Gus Yaqut menuturkan, pembangunan Masjid Agung Sheikh Zayed ini menjadi momentum penting dalam upaya penguatan hubungan bilateral pemerintah Indonesia dengan UEA.

"Pembangunan Masjid Agung Sheikh Zayed di Solo ini menunjukkan kedekatan dan hubungan harmonis antara Indonesia dan Uni Emirat Arab. Khususnya antara Presiden Jokowi dan Pangeran Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan yang semakin intensif dalam dua tahun terakhir," ujar Gus Yaqut dalam keterangannya, Sabtu (6/3/2021).

Dirinya menjelaskan, pendirian masjid ini juga memberi arti khusus bagi kedua negara. Apalagi, hak intelektual desain masjid ini juga milik Pangeran Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Bisa dibilang, masjid ini memiliki desain persis menyerupai Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, yang dikenal sebagai masjid terindah di dunia.

"Replika Masjid Agung Sheikh Zayed di Solo ini memang tidak akan sebesar masjid asli, Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi yang mampu menampung 40 ribu jamaah. Namun, desainnya sama persis dan semua biaya pembangunan masjid ini diberikan oleh pemerintah UEA," ungkap Gus Yaqut.

Gus Yaqut kemudian merincikan Grand Mosque Abu Dhabi memiliki luas 22.412 meter persegi dan membutuhkan 12 tahun untuk membangunnya. Pembangunan masjid tersebut mencapai 545 juta dolar AS, atau setara Rp8 triliun.

tag: #masjid  #jokowi  #uni-emirat-arab  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan Ir. Ali Wongso Sinaga
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Dompet Dhuafa: Sedekah Yatim
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Dompet Dhuafa: Parsel Ramadan
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Berita

Perempuan Berperan Besar Menjaga Ketahanan Keluarga Menghadapi Pandemi Covid-19

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 16 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pandemi covid -19 telah berdampak besar bagi kehidupan masyarakat, yang langsung dirasakan setiap keluarga terutama dibidang kesehatan, ekonomi, pendidikan dan sosial ...
Berita

Jokowi Targetkan Pertumbuhan 7 Persen, Marwan Cik Asan: Pemerintah Terlalu Optimis

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Target pertumbuhan ekonomi Indonesa melebihi 7 persen pada kuartal II 2021 dinilai anggota Komisi XI Marwan Cik Asan akan sangat berat. Dalam hal ini, jangan sampai ...