Berita
Oleh Yunan Nasution pada hari Rabu, 10 Jun 2015 - 09:01:17 WIB
Bagikan Berita ini :

Komisi I Sebut Kemlu Layak Dapat Tambahan Dana Rp 1 Triliun

15kantor-kemenlu-ri.jpg
Kantor Kemlu RI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Komisi I DPR menyatakan bahwa Kementerian Luar Negeri (Kemlu) layak mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp 1 triliun guna mendorong pelaksanaan diplomasi Indonesia di luar negeri, terutama diplomasi dalam sektor ekonomi.

"Kalau menurut saya, mestinya Kemlu bisa dapat tambahan anggaran sekitar Rp 1 triliun untuk diplomasi ekonomi. Jadi, anggarannya menjadi sekitar Rp 7 triliun," kata Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq di Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Menurut Mahfudz, penambahan dana itu lantaran adanya peningkatan upaya diplomasi oleh Kementerian Luar Negeri, namun nilai anggaran Kemlu masih tetap sama.

"Terkait dengan anggaran, satu hal yang kita kritisi bahwa ketika fungsi dan peran Kemlu sekarang ini makin diperkuat, terutama untuk diplomasi ekonomi, tetapi tidak ada kebijakan baru di bidang anggaran. Padahal, kegiatan diplomasi ekonomi kan perlu investasi yang besar," ujar dia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengaku, belum membahas secara detail dengan Komisi I DPR tentang nilai pasti penambahan anggaran Kemlu.

"Pokoknya terjadi diskusi bahwa Kementerian Luar Negeri, menurut penilaian Komisi I DPR, deserve (layak) untuk mendapat tambahan anggaran untuk mendukung kegiatan Kemlu. Kami belum bicara masalah angka, baru idenya. Kita belum bahas detail," kata Retno.(yn)

tag: #kemlu  #kementerian luar negeri  #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Putusan MK Soal Sisa Kuota Internet, Wakil Ketua Komisi I: Berikan Perlindungan Lebih Kuat Kepada Hak Konsumen

Oleh Fath
pada hari Minggu, 26 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan agar kuota internet yang sudah dibeli bisa dipakai ...
Berita

Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban TPPO, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung ke Libya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dengan modus pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia secara nonprocedural. Para korban ...