Berita
Oleh Aswan pada hari Minggu, 05 Des 2021 - 06:50:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Ini Penyebab Parpol Gagal Hadirkan Calon Pemimpin Bangsa

tscom_news_photo_1638661841.jpg
Pengamat Politik, Ujang Komarudin (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)-Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai rendahnya elektabilitas partai politik dapat menyebabkan kegagalan menghadirkan calon pemimpin bangsa Indonesia.

Pasalnya, mayoritas hasil survei Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 didominasi tokoh yang tidak memiliki partai. Ini menunjukkan bahwa elektabilitas non partai lebih tinggi dibandingkan dengan partai politik.

""Ini justru menjadi kritikan bagi parpol. Justru tokoh yang tidak punya partai punya elektabilitas," kata Ujang kepada wartawan, Minggu(5/12/2021).

"Sehingga ke depan kepemimpinan bangsa itu lahir dari parpol. Bukan seperti saat ini, orang-orang di luar partai yang memiliki elektabilitas tinggi," lanjutnya.

Menurut pengamat politik ini, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap tokoh politik sangat rendah sehingga dapat mengakibatkan partai politik gagal dalam regenerasi dan kaderisasi.

"Mungkin karena tingkat kepercayaan publik pada partai masih rendah. Jadi tokoh non partai banyak yang elektabilitasnya tinggi. Mungkin ini juga bagian dari kegagalan partai dalam melakukan regenerasi dan kaderisasi. Sehingga di tubuh partai yang muncul itu-itu saja," ungkapnya.

Untuk mengetahui kader yang elektabilitas nya tinggi, kata Ujang harus ada kompetisi yang sehat di Internal partai.

"Mesti ada kompetisi sehat di internal partai, agar bisa melahirkan kader yang siap untuk dicapreskan dan tentu kader yang sudah siap uji publik dengan mendapat elektabilitas tinggi. Jarang partai yang memiliki kader dengan elektabilitas tinggi, yang ada atau kebanyakan ketumnya yang maju, walau pun elektabilitasnya masih rendah,"lanjutnya.

"Kader yang memiliki elektabilitas tinggi itu seperti Ganjar lah contohnya kira-kira seperti itu," sambungnya.

Maka dari itu, Ujang menyarankan partai Politik memperbaiki sistem kaderisasi di internal partai dan jangan membiarkan partai dikuasai oleh oligarki sehingga dapat memunculkan kader-kader terbaik ditubuh partai politik.

tag: #ujang-komarudin  #politik  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana di Sumatra

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 02 Feb 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra sepanjang November hingga akhir Desember 2025 menimbulkan dampak kemanusiaan yang ...
Berita

Deretan Nama-nama Ini Dikabarkan Bakal Jadi Ketum Ormas MKGR

JAKARTA (TERPONGSENAYAN)- Sejumlah nama dinilai bisa mengisi pos kursi Ketua Umum di ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Ormas MKGR) menggantikan Adies Kadir yang telah ditetapkan sebagai ...