Opini
Oleh Sys NS pada hari Senin, 22 Jun 2015 - 18:44:15 WIB
Bagikan Berita ini :

Waskat

55tscom-kongkowmalam-sys.jpg
Kolom Kongkow Malam Bareng Sys NS (Sumber foto : Ilustrasi/TeropongSenayan)

Pengawasan Melekat (Waskat) menjadi momok bagi para penyelenggara negara era pak Harto. Namun sekaligus juga memberikan manfaat yang positif dalam manajemen pemerintahan dan kenegaraan.

Saya mengusulkan agar Presiden Jokowi menjalankan waskat ini kepada bawahannya. Sehingga arahan maupun kebijakan yang dilaksanakan pemerintah memiliki satu kesatuan sejak dari Presiden hingga para menter dan pembantu lainnya.

Jangan sampai ada kenaikan harga beras maupun cabe Presiden tidak tahu. Jangan sampai kebijakan yang dijalankan Menteri tidak sejalan. Sebaliknya, jangan sampai Menteri menjalankan kebijakan tidak diketahui Presiden.

Sejatinya waskat intinya adalah pengawasan atau supervisi atasan kepada bawahan secara efektif dan efisien. Tujuannya agar manajemen organisasi birokrasi pemerintahan terselenggara dengan baik memberikan layanan masyarakat.

Para atasan senantiasa mengawasi serta supervisi bagi anak buahnya. Sehingga akan bisa dideteksi atau diketahui secara dini jika ada penyimpangan ataupun kebijakan yang tidak bisa dilaksanakan dilapangan.

Sebaliknya anak buah-yang umumnya lebih yunior-mendapatkan supervisi maupun bimbingan dari para atasan. Ini membantu para yunior bisa menjalankan tugas dengan lebih baik karena mendapatkan arahan atau supervisi dari seniornya.

Tak salah meniru hal baik dari siapapun demi untuk kebaikan juga.(*)

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #kongkow malam  #bareng  #sys ns  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Tarik-Menarik Kekuasaan di Kementerian Keuangan

Oleh Team Redaksi teropongsenayan.com
pada hari Rabu, 16 Sep 2026
Ketika Otoritas Menteri Berhadapan dengan Birokrasi Pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa oleh Suahasil Nazara pada 14 September 2026 membuka ruang bagi pembacaan yang lebih luas ...
Opini

Membaca Keberlanjutan Fiskal dari Sri Mulyani, Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Suahasil Nazara

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Presiden Prabowo Subianto tercatat telah dua kali melakukan penyegaran terhadap posisi Menteri Keuangan. Pertama, pada 8 September 2025, ketika Sri Mulyani Indrawati ...