Zoom
Oleh Mandra Pradipta pada hari Jumat, 25 Sep 2015 - 14:01:18 WIB
Bagikan Berita ini :
Bisanya Hanya 'Ngutang'

PAN: Masa Keemasan Jokowi Telah Berakhir

75143994_02151106012015_jokowi_sedih.jpg
Jokowi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Komisi VI DPR Hafisz Tohir menilai bahwa yang dilakukan Menteri BUMN Rini Soemarno dengan melakukan penandatanganan pinjaman Rp 43,28 triliun ke China, sangat beresiko.

Mestinya kata dia, situasi ekonomi Indonesia yang melemah saat ini tidak dijadikan alasan Rini Soemarno untuk melakukan pinjaman dalam bentuk dollar. Ini mengingat nilai tukar rupiah ke dollar tidak stabil, meskipun jangka waktu pengembalian 10 tahun.

"Kita akan pertanyakan nanti. Bila pinjaman itu dalam bentuk yen cenderung stabil, tapi ini dollar maka akan sulit untuk mengembalikannya," kata Hafisz saat dihubungi, Jakarta, Jumat (25/9/2015).

Politikus PAN ini juga mengungkapkan kalau Presiden Joko Widodo sebetulnya mengetahui kebijakan yang diambil oleh Rini Soemarno. Bahkan, hal itu dilakukan agar pemerintah tidak menggunakan cadangan devisa negara.

"Saat ini masa keemasan Jokowi telah berakhir. Yang paling penting sekarang harusnya pemerintah membuat kebijakan yang pro poor, pro job, dan pro growth," paparnya. (iy)

tag: #Rini Soemarno  #utang indonesia  #utang ke china  #pemerintahan jokowi  #menteri bumn  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Zoom Lainnya
Zoom

Mengapa Kasus Positif Corona Melonjak di Jatim?

Oleh Rihad
pada hari Thursday, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kasus positif virus corona (Covid-19) di Jawa Timur terus melonjak signifikan. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto  memaparkan, hingga ...
Zoom

Heboh Wawancara Deddy Corbuzier-Siti Fadilah Supari, Reaksi Kemenkumham Dinilai Lebay

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wawancara Siti Fadilah Supari dengan Deddy Corbuzier yang viral di medsos masih menyisakan perdebatan. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM ...