Kasus Korupsi Tak Kunjung Diproses, 28 Oktober Ribuan Warga Akan Tangkap Ahok
Oleh Alfian Risfil pada hari Rabu, 21 Okt 2015 - 14:58:45 WIB

Bagikan Berita ini :

72ahok-1234.jpg
Sumber foto : Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2015 akan dijadikan sebagai ‎momentum untuk menangkap Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) yang saat ini tengah terbelit kasus korupsi lahan RS Sumber Waras.

Ribuan warga DKI dipastikan siap bergerak sendiri setelah aparat penegak hukum tak kunjung menyentuh kasus yang membelit Ahok, yang diduga kuat melakukan konspirasi dalam menilep uang APBD DKI 2014.

"Sebelumnya, pada tanggal 27 Oktober nanti, kami akan menghadap Direskrim Polda Jakarta, terkait dengan laporan kepada Ahok. Tapi, jika nantinya pihak Kepolisian tidak merespon bagus, kita sendiri yang akan menangkap Ahok,” kata pengacara kondang Eggi Sudjana dalam sebuah diskusi di Tebet Dalam, Jakarta, Selasa (20/10/2015) kemarin.

Eggi melanjutkan, "Ahok ini penjahat, dia koruptor yang nyata dalam kasus RS Sumber Waras. ‎Kalau penegak hukum tak kunjung bergerak kita harus bergerak sendiri, mari kita ke Balai Kota tangkap Ahok.‎ Jangan tanggung-tanggung, harus berani. Kedaulatan rakyat punya dasar hukum juga."

”Dalam pasal 421 KUHP, rakyat berhak untuk menangkap Ahok, sesuai dengan isi dari UU tentang Kedaulatan Rakyat,” tegas Eggi.

Alasan penangkapan ini terkait dengan paparan mantan Wakil Gubernur Jakarta Prijanto mengenai kasus korupsi lahan RS Sumber Waras.

"Secara intelektual, sudah sangat jelas keterlibatan Ahok. Jadi, Sumpah Pemuda kita tanggal 28 besok adalah tangkap Ahok," tegas Eggi.

Untuk diketahui, rencana untuk menggeruduk kantor Ahok tersebut, langsung diamini oleh beberapa ormas. Mereka berjanji siap menerjunkan ribuan massa pada 28 Oktober untuk menangkap paksa Ahok. (mnx)

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING
Pembaca Teropong Senayan, Yth Perhelatan Pilkada Serentak 2018 sudah usai. Hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei telah terpublikasi secara masif. Dari publikasi ini, para pemilih pun mengerti menang atau kalahkah kandidat yang mereka pilih. Pada saat bersamaan, para kandidat capres/cawapres dan partai pendukung ditengarai juga mulai mengatur strategi menyikapi hasil pilkada. Tentu, strategi ini hendak menempatkan hasil pilkada sebagai acuan meraih kemenangan pada Pilpres 2019. Menurut Anda, siapa capres yang diuntungkan oleh hasil Pilkada 2018 :
  • Joko Widodo
  • Prabowo Subianto
  • Calon Alternatif Poros Ketiga
LIHAT HASIL POLING