Zoom
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Senin, 26 Okt 2015 - 14:56:02 WIB
Bagikan Berita ini :

Anggaran yang Diajukan Pemerintahan Jokowi tak Jelas, RAPBN 2016 akan Ditolak

60Rapbn-2016.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Edy Prabowo mengatakan bahwa banyak pembahasan anggaran di RAPBN 2016, khusus di Komisi IV yang belum jelas.

"Anggaran enggak jelas, kenapa misalnya, beberapa mitra kementerian Komisi IV ini banyak yang dipotong. KKP misalnya 3,5 triliun kenapa dipotong anggaran KKP. Yang jelas program untuk kepentingan masyarakat nelayan 2 triliun dipotong. Pertanian dikurangi 1,3 triliun. Kehutanan yang anggarannya sudah berkurang dipotong lagi 107 milyar. Ini langkah apa?" kata dia di Kompleks Parlemen Jakarta, Senin (25/10/2015).

Saat ditanya apa sikap Fraksi Gerindra terkait RAPBN 2016, Edy menegaskan bahwa fraksinya tergantung dari keseriusan pemerintah apakah akan mementingkan kepentingan rakyat atau tidak.

"Kita lihat. Kalau basis anggaran enggak memihak rakyat kita akan tolak. Sikap kita begitu, kalau anggaran tidak sesuai, arahnya enggak jelas, apalagi kepastian pemerintah enggak ada jaminan, sebenarnya sekarang berapa uang yang masuk. Penerimaan pajaknya berapa. Capaian sesuai target apa enggak, angka kemiskinan berkurang tidak.Target enggak tercapai anggaran disetujuin, itu kan aneh," tegas dia.

Selain itu, Edy juga mengaku tidak mengetahui alasan pemerintah memasukan RUU Tax Amnesty yang menjadi tarik ulur pembahasan RAPBN 2016.

Namun yang jelas kata dia, Komisi IV hanya mempertanyakan anggaran di Komisi IV.

"Enggak tahu juga. Tapi kami Komisi IV kirim surat.Kami menanyakan langsung ke Banggar kenapa ini ditunda. Tapi, kami kirim surat lagi bahwa kami minta jaminan ke pimpina Banggar enggak ada pengurangan satu sen pun di komisi kami terutama kehutanan. Tapi enggakdijawab. Makanya kita mungkin ada Raker lagi. Makanya mau kita tanya lagi ke kapoksi soal anggaran,"jelasnya. (iy)

tag: #RAPBN 2016  #anggaran pemerintah  #jokowi  #pemerintahan jokowi-jk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Zoom Lainnya
Zoom

Warga Menyerbu Pasar, Pernyataan Pemerintah tentang Pelonggaran PSBB Membingungkan

Oleh Rihad
pada hari Jumat, 22 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pandemi corona belum selesai, tapi masyarakat seperti tidak takut lagi tertular virus membahayakan tersebut. Lihatlah, pedagang kaki lima (PKL) belakangan memenuhi kawasan ...
Zoom

Menyoal Penemuan Beras Bansos Berkualitas Rendah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Adanya berita tentang kualitas rendah beras asal Bulog yang dipakai untuk bantuan sosial telah menjadi perhatian publik.  Beras berkualitas rendah ditemukan di ...