Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Selasa, 27 Okt 2015 - 15:49:28 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR Desak Pemerintah Umumkan Perusahaan Pembakar Lahan Gambut

56lahan-gambut.jpg
Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meminta agar pemerintah segera mengumumkan perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam pembakaran lahan gambut, sehingga mengakibatkan bencana asap yang melanda provinsi Sumatera dan Kalimantan.

"Saya tidak tahu kenapa pemerintah tidak mau mengumumkan, seharusnya jika pemerintah sudah mempunyai bukti yang kuat harus diumumkan. Kecuali, misalnya tidak ada bukti yang kuat, baru indikasi," ujar Fadli Zon di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (27/10/2015).

Menurut Fadli, pengumuman perusahaan yang telah merusak lingkungan berguna sebagai pembelajaran.

"Agar terjadi pembelajaran, karena ini suatu kejahatan terhadap lingkungan. Dampaknya ini bisa kemana-mana," tegas politisi Partai Gerindra itu.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan belum mengumumkan nama perusahaan-perusahaan yang diduga membakar lahan gambut. Alasannya pengumuman tersebut akan menimbulkan kegaduhan, termasuk menganggu perekonomian nasional. (mnx)

tag: #bencana kabut asap di Sumatera dan Kalimantan  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Rizal Ramli Nilai MK Lebih Mendengar Suara Kekuasaan

Oleh Rihad
pada hari Minggu, 17 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ekonom senior Rizal Ramli masih kecewa dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh gugatannya atas aturan ambang batas pencalonan presiden (presidential ...
Berita

Kapal China Masuk RI, Ini Alasan Bakamla

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengklaim berhasil menghalau Kapal Pengawas Perikanan Vietnam Kiem Ngu 215 yang memasuki wilayah perairan Indonesia di Laut Natuna, ...