Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Kamis, 29 Okt 2015 - 10:56:15 WIB
Bagikan Berita ini :

Bencana Kabut Asap, PKS: Puan Maharani Jangan Diam Saja

36puan-maharani.jpg
Puan Maharani (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mendesak Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani bisa meninjau langsung para korban bencana asap di Sumatera, Riau, Kalimantan, dan Papua.

Hal itu penting dilakukan, agar kinerja Menko PMK bisa terasa bagi masyarakat, khususnya bagi korbankabut asap.

"Kalau turun langsung lebih baguslah, DPR saja kita turun. Artinya melihat itu bagus, tapi melihat saja tidak cukup, kebijakannya yang penting," kata Jazuli di gedung Nusantara II DPR, Jakarta, Kamis (29/10/2015).

Untuk itu, anggota Komisi III DPR ini pun meminta Puan Maharani melahirkan kebijakan yang realistis bagi masyarakat terdampak kabut asap. Jangan sampai penanganan kabut asap ini hanya sebagai ajang pencitraan semata.

"Dia (Puan) harus melahirkan kebijakan yang real. Mereka punya kebijakan itu di sini, mereka bisa koordinasi. Nah itu yang harus dilakukan, lintas kementerian dan lembaga di pusat, dan antara pusat dan di daerah harus cepat kerjasamanya," ungkapnya. (iy)

tag: #kabut asap  #puan maharani  #pks  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Teropong Public Relation Award 2020
advertisement
Teropong Democracy Award 2020
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Wisatawan ke Yogya Harus Bawa Keterangan Sehat

Oleh Rihad
pada hari Minggu, 25 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Wisatawan yang akan berkunjung Kota Yogyakarta harus membawa keterangan sehat. “Silahkan berkunjung ke Yogyakarta, tetapi pastikan bahwa anda dalam kondisi yang sehat. ...
Berita

Akademisi UBK Ini Sebut UU Cipta Kerja Menjebol UUD 1945

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Akademisi Hukum dari Universitas Bung Karno (UBK) Azmi Syahputra menilai, tujuan UU Cipta Kerja yang disahkan 5 Oktober lalu, niatnya baik. Menurutnya, jika ...