Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 17 Nov 2015 - 12:32:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Ahok Marah, Pembahasan Anggaran di Banggar DPRD Tak Dimasukkan ke 'E-budgeting'

79AHOK_DATANGI_BARESKRIM_6.jpg
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Sumber foto : dok TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali 'mencak-mencak' karena proses pembahasan anggaran dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD tidak dimasukkan ke dalam sistem e-budgeting.

Akibatnya, kata Ahok, proses ditentukannya anggaran tidak dapat diketahui ada perubahan berapa kali. Karena dalam proses tersebut, anggaran disepakati terlebih dahulu baru dimasukkan ke sistem e-budgeting.

"Saya sudah cek. Waktu pembahasan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara), mereka yang sering bahas (anggaran), enggak mau masukkin ke e-budgeting," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (17/11/2015).

Padahal, Ahok sebelumnya telah menginstruksikan agar seluruh proses pembahasan anggaran dimasukkan ke dalam sistem e-budgeting.

Sehingga dengan begitu, publik nantinya akan mengetahui berapa kali perubahan anggaran dilakukan sebelum kemudian disepakati menjadi anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) DKI.

"Ini kan jadi hilang jejak itu. Semalam saya sudah BBM Bu Tuty (Kepala Bappeda DKI Tuty Kusumawati). Saya bilang, 'Hati-hati nih, saya tidak mau prosesnya dihilangkan.' Saya kan inginnya ada proses," jelas Ahok.

Besaran RAPBD DKI 2016 diperkirakan, berkisar antara Rp 62 triliun hingga Rp 67 triliun. Itu artinya, terjadi penambahan sekitar Rp 3,7 ‎triliun karena adanya Keputusan Presiden (Keppres) tentang Dana Perimbangan untuk DKI sebesar Rp 13,9 ttriliun.

Sebelumnya, besar dana perimbangan ini Rp 10 Triliun dengan pertimbangan realisasi dana itu tahun se‎belumnya yang tidak sampai Rp 10 triliun. (mnx)

tag: #ahok  #dprd-dki  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...