Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Sabtu, 16 Jan 2016 - 06:00:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Asal Gusur Rumah Warga, Ahok Dinilai Brutal

65ahok-marah.jpg
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dianggap salah menafsirkan pengertian tanah negara dan milik negara. Akibatnya, Ahok dengan mudah melakukan penggusuran di sejumlah titik ibukota.

Demikian disampaikan pengamat hukum Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar saat dihubungi TeropongSenayan, di Jakarta, Jumat (15/1/2016).

Dia mencontohkan bagaimana brutalnya Ahok saat melakukan penggusuran di Bukit Duri. Padahal, tanah dikatakan milik negara, bila dapat dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat.

Dengan begitu, lanjut dia, baru kemudian Negara dapat melakukan pembongkaran kapan pun.

"Tapi kalau bukan tanah negara, bebas ditempatin orang dan semua punya hak," ujarnya

"Kecenderungan Ahok seperti ini. Sekarang semua tanah orang disekatin sama dia, padahal ada sertifikat. Enggak bisa gitu juga," tandas mantan pengacara lembaga bantuan hukum (LBH) itu.(yn)

tag: #ahok  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...