Bisnis
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Senin, 25 Jan 2016 - 11:10:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Harga Daging Sapi Meroket, Anggota DPR Ini Sedih

74sapi.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mahalnya harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Indonesia membuat para pedagang resah, tak terkecuali kalangan anggota DPR RI yang merasa prihatin dengan kondisi tersebut.

Misalnya saja anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Heri Gunawan. Menurutnya, mahalnya harga daging sapi karena adanya kesalahan dalam kebijakan impor selama ini, terutama terkait penetapan pajak barang impor termasuk daging.

"Terkait penerapan pajak 10 persen terhadap importasi sapi, pandangan saya bahwa kebijakan pajak tersebut harus ditujukan untuk melindungi kepentingan domestik. Dengan begitu, laju impor sapi yang jor-joran bisa ditekan," kata dia kepada TeropongSenayan di Jakarta, Senin (25/01/2016).

Selain itu, lanjut dia, kebijakan impor tersebut harus dipastikan bisa berdampak pada penguatan program Sentra Peternakan Rakyat (SPR) dan pengadaan sapi indukan.

"Jangan sampai justru tumpang-tundih. Untuk diketahui, SPR disebar di 50 Kabupaten di 17 provinsi di seluruh Indonesia. Sementara itu, pemerintah melakukan pengadaan 50 ribu ekor sapi indukan," ungkap dia.

Menurut Heri, pemerintah mesti memastikan jangan sampai kebijakan tersebut berefek pada lonjakan harga.

"Harus ada koordinasi yang kuat dengan kementerian teknis (kementerian perdagangan dan kementerian pertanian) tentang efek lonjakan harga tersebut," urai dia.(yn)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...