Bisnis
Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 29 Jan 2016 - 16:49:58 WIB
Bagikan Berita ini :

Produsen Mobil Ford Bangkrut, Mitsubishi Optimis Bisa Bertahan

76mitsubishi.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - produsen otomotif asal Amerika Serikat, Ford Motor Company menarik perusahaan dari Indonesia dan Jepang. Alasannya lantaran perusahaan tersebut kalah bersaing dengan pelaku industri otomotif dalam negeri

Mengetahui hal itu, Group Head Sales and Marketing Division Mitsubishi Motors Corporation Imam Choeru Cahya meyakini pihaknya tidak akan bernasib sama dengan Ford.

"Sebelumnya saya juga ikut prihatin dengan apa yang menimpa Ford ya. Karena kita sesama pemain otomotif. Dan kalau melihat histori Mitsubishi yang sudah berbisnis di Indonesia selama 45 tahun kami yakin tidak akan terjadi hal yang sama kepada kami," kata Imam saat ditemui dalam launching All New Pajero di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (29/1/2016).

Menurut dia Mitsubishi telah menanamkan investasi di Indonesia. Mitsubishi, katanya, tak hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar, tapi juga basis produksi.

"Kenapa yakin, karena kita kan sekarang sedang membangun pabrik di Cikarang. Tahap penyelesaiannya sudah mencapai 50 persen. Ini membuktikan kalau kita berkomitmen untuk mengembangkan industri otomotif di Indonesia," katanya.

Ia berharap peluncuran All New Pajero Sport hari ini bisa membuat pasar dan industri otomotif Indonesia semakin optimistis.

Seperti diketahui, pada Senin (25/1/2016), Ford Indonesia mengumumkan menyerah dari pasar Indonesia dan Jepang. Managing Director FMI Bagus Susanto mengakui tidak memiliki jalur dalam mencapai pertumbuhan penjualan dan keuntungan yang berkesinambungan.

"Setelah mempelajari secara seksama setiap opsi yang memungkinkan, jelas bagi kami bahwa tidak ada jalur menuju keuntungan yang bersinambungan bagi kami di Indonesia. Oleh karena itu, kami akan menghentikan seluruh operasi di Indonesia sebelum akhir 2016 dan mengkonsentrasikan sumber daya yang ada di tempat lain," katanya.

Meski demikian, konsumen yang sudah telanjur membeli produk Ford akan tetap mendapat layanan servis dan garansi hingga beberapa waktu ke depan.

"Kami berkomitmen untuk menyediakan kesinambungan dukungan pelayanan servis dan garansi setelah kepergian kami dan akan menghubungi Anda lagi sebelum proses pergantian untuk memberitahukan mengenai pengaturan yang baru," katanya.

Menurut data penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, selama 2015, Ford Indonesia hanya menjual 4.986 unit kendaraan (wholesale) dan 6.103 unit kendaraan (retail). Angka ini merosot tajam hingga 41,5 persen jika dibandingkan dengan angka penjualan wholesale di 2014, yang mencapai 12.008 unit.

Melihat angka penjualan yang menurun tajam, membuat produk-produk milik Ford tidak banyak unjuk gigi. Secara keseluruhan, penjualan merek yang berdiri sejak 1903 tersebut bertumpu pada Ecosport 1.5 TiVCT Titanium AT yang berhasil terjual 2.046 unit, disusul New Fiesta 1.5L 5D Sport AT sebanyak 366 unit, dan Ecosport 1.5 TiVCT Trend AT sebanyak 276 unit.(yn)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...