Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Senin, 07 Mar 2016 - 14:24:58 WIB
Bagikan Berita ini :

Akhirnya Ahok Sebut Nama Ini untuk Jadi Pasangannya

32ahok-santai-2.jpg
Basuki T Purnama (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Komunitas Teman Ahok, yang mengusung Basuki T Purnama (Ahok) maju sebagai calon petahana gubernur DKI dari jalur independen, menolak dengan tegas jika Ahok diusung oleh partai politik manapun termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Hal ini seperti disampaikan Ahok yang mengaku ditemui oleh Teman Ahok pada Minggu (6/3/2016) malam.

"Jujur saja, Teman Ahok semalam datang ke rumah dan bawa lawyer macam-macam. Intinya, mereka mengatakan tidak bisa menunggu lagi (menunggu keputusan resmi PDI-P untuk mengusung atau mendukung Ahok)," kata Ahok di Balai Kota, Senin (7/3/2016).

Sebab, Teman Ahok mengaku perlu mengisi nama calon wakil gubernur dalam formulir sebelum diajukan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI.

Ahok lantas meminta Teman Ahok menuliskan nama Djarot Saiful Hidayat dalam formulir pencalonannya.

"Mereka bertanya, Pak Djarot berani berhenti enggak dari partai kalau tidak dapat dukungan dari PDI-P? Saya katakan, Pak Djarot pasti dapat dukungan dari PDI-P, tetapi mereka (Teman Ahok) maunya apa? (PDI-P) dukung (bukan usung)," kata Ahok.

Ahok juga menyebut Teman Ahok meminta nama calon wakil selain Djarot.

"Saya bilang, kalau berbicara secara politik, ya saya ikut partai dong. Ini ibarat mobil lengkap, calonnya cocok, tetapi kalau berbicara semangat, kalian, asalkan kepercayaan kalian tidak runtuh kepada politisi," katanya.

Sehingga, Ahok lantas meminta Teman Ahok untuk mengisi nama Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Heru Budi Hartono sebagai calon wakil gubernur pendamping dirinya. (mnx)

tag: #ahok  #balai-kota  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...