Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 15 Mar 2016 - 22:30:16 WIB
Bagikan Berita ini :

Berulah, Ahok Diingatkan Jangan Terus Paksa PPSU Kumpulkan KTP

13ahok-indra.jpg
Ahok (Sumber foto : Indra/ TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Suhu politik di Ibu Kota kian memanas. Pasalnya, sang calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dianggap terus berulah jelang Pilkada DKI 2017.

Ketua DPD Partai Gerindra DKIJakarta Mohamad Taufikmengatakan, bahwa Ahok telah memanfaatkan kekuasaanya dengan meminta KTP kepada ribuan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) DKI.

Taufik mengklaim mendapatkan laporan tersebut dari masyarakat.Ribuan petugas PPSU itu, diminta untuk mengumpulkan KTP demi melanggengkan kekuasaan Ahok.

Apalagi, kata dia, sebanyak ribuan PPSU memang direkrut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Dia (Ahok) memanfaatkan PPSU kumpulkan KTP, ini jelas nggak boleh. Kan dia dibayar sama pemerintah," kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa (15/3/2016).

Meski begitu, Taufik tidak akan mengumbar bukti adanya upaya pengumpulan KTP yang dilakukan pihak Ahok dari petugas PPSU.

"Nantilah itu (dibuka)," singkat Taufik.

Selain itu, Wakil Ketua DPRD DKI ini juga mempertanyakan dana yang digunakan oleh komunitas yang tergabung dalam Teman Ahok. Sebab, kata dia, uang yang dikeluarkan Teman Ahok tidak dalam jumlah yang sedikit.

"Terus booth di mall-mall itu dananya dari mana? Hitung saja harga sewa per hari berapa, terus dikali setahun. Itu uang dari mana? Apa mall nyumbang? Itu bisa dipertanyakan nanti. Itu bisa masuk gratifikasi lho," jelas Taufik.

Oleh karena itu, Taufik mengingatkan agar orang-orang yang tergabung dalam Teman Ahok berhati-hati. Mengingat, banyaknya celah untuk penjegalan kepada Ahok di detik-detik pendaftaran nanti.

"Makanya, saya ingetin, itu harus diantisipasi sama timnya Ahok," pesan Taufik. (iy)

tag: #ahok  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...